SAMARINDA
Kemenkumham Sosialisasikan KUHP ke Mahasiswa Universitas Mulawarman
Kemenkumham menyambangi mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) di Samarinda. Untuk menyosialisasikan KUHP, RUU Paten dan desain Industri, serta layanan Kemenkumham.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menggelar program Goes to Campus 2023. Ke 16 perguruan tinggi di Indonesia. Unmul masuk dalam daftar itu. Kunjungan ke universitas terbesar di Kaltim itu pun berlangsung pada Kamis, 8 Juni 2023.
Wamenkumham Prof Edward Omar Sharif Hiariej, hadir sebagai keynote speaker pada agenda ini. Kemudian ada pula Guru Besar Hukum Pidana Pengajar PPS Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji. Serta Akademisi FH Universitas Jember I Gede Widhiana Suarda.
Virda Septa Fitri turut hadir sebagai Pemeriksa Paten Madya. Dan Lahindah sebagai Pemeriksa Desain Industri Madya.
Wamenkumham Prof Edward menyebut kampus menjadi tempat pertama dalam menyosialisasikan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru disahkan itu. Sebelum akhirnya kepada akademisi, aparat penegak hukum, juga masyarakat luas.
KUHP terbaru ini adalah versi kedua. Untuk menggantikan edisi pertamanya yang sudah eksis sejak awal kemerdekaan RI sampai berusia hampir 60 tahun. Pembaharuan ini dilakukan karena aturan-aturan dalam KUHP versi lama dianggap ketinggalan zaman hingga 40 tahun. Alias sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.
KUHP saat masih berbentuk RUU mendapat pertentangan luar biasa. Utamanya dari kalangan mahasiswa. Proses panjang itu akhirnya klir dengan disahkannya UU KUHP pada akhir 2022 lalu.
Dalam pemaparan materinya, Wamenkumham menyebut KUHP bukanlah aturan negara yang tidak bisa diubah. Apabila ada hak negara yang terlanggar, tentu terbuka untuk dikoreksi bersama.
“KUHP bukan lagi sebagai sarana balas dendam tapi keadilan rehabilitasi. Bagi pelaku kejahatan ada sanksi yang dijatuhkan, yakni Pidana dan Tindakan,” jelasnya.
Respons Rektor Universitas Mulawarman
Agenda ini turut disambut baik oleh Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur. Menurutnya hukum merupakan bagian dari peradaban.
“Sehingga harus dimulai dari kampus sebelum kita mengimplementasikannya ke seluruh masyarakat luas yang ada di Indonesia,” katanya usai agenda.
Menurut Abdunnur ini juga merupakan kesempatan yang cukup bagus bagi civitas academika Unmul untuk mendapat ilmu baru. Sekaligus mendapat general lecture dari Wamenkumham.
“Sehingga tentu kita semua sangat berbangga dengan kedatangan beliau,” pungkasnya. (*/ens/dra)
-
NUSANTARA2 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE2 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK2 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR2 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
NUSANTARA3 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar
-
KUKAR3 hari agoAulia Tekankan Pentingnya Mentalitas Pemimpin dalam Menghadapi Tantangan

