OLAHRAGA
Pengamat: Gelandang Borneo FC Top, Nadeo dan Jelle Belum Oke saat Lawan Barito Putera
Pengamat Borneo FC, Kukuh Kurniawan menilai permainan Pesut Etam sangat bagus saat melawan Barito Putera. Hanya saja, ada beberapa pemain yang kurang perform. Di antaranya Nadeo dan Jelle Goselink.
Borneo FC Samarinda berhasil mengalahkan Barito Putera dengan permainan yang ciamik. Intensitas, tekanan, transisi, aliran bola. Semua tampak bagus. Tim tamu yang bermain solid saja, dibuat Pasukan Samarinda tidak bisa berkembang. Sehingga hanya mengandalkan peluang dari bola-bola mati saja.
Hanya saja, kehilangan Pato untuk saat ini. Terutama di laga Jumat malam lalu. Begitu terasa dampaknya. Pesut Etam tampak kehilangan daya gedor di lini depan.
Pengamat Borneo FC, Kukuh Kurniawan Nugraha menilai. Anak asuh Pieter Huistra menampilkan permainan yang sesuai dengan filosofi Borneo FC. Yakni atraktif dan manyala. Hanya saja, masih ada sejumlah catatan. Yang turut menjadi kritikan para Borneo Fans usai laga.
Nadeo Belum Perform
Tidak hanya pada laga kontra Barito Putera. Menurut Kukuh, Nadeo belum bermain di level terbaiknya. Alias, pada 4 laga awal musim ini. Nadeo belum jadi Nadeo yang seperti biasanya.
Ini bukan hanya soal Borneo FC belum bisa clean sheet dalam 4 laga. Namun secara personal, eks Bali United masih melakukan sejumlah blunder. Yang pada laga terakhir, Pieter Huistra membelanya. Bahwa semua pemain pasti melakukan kesalahan. Namun posisi kiper begitu mudah untuk mendapat sorotan penonton.
“Pertama dari kiper, menurut saya Nadeo lagi kurang perform di 4 pertandingan awal. Belum ada main bagus. Gol kemarin itu juga dari kesalahan yang kurang perlu. Apalagi mainnya di kandang, harusnya lebih percaya diri.”
“Beda banget sama kipernya Barito, tampilnya menggambarkan tipe-tipe kiper modern. Gaya mainnya ngikutin kaya Onana (Man United), Ederson (Man City). Dan kepercayaan diri ataupun usahanya dia jadi sweeper keeper patut diapresiasi. Walaupun bikin kesalahan ya untuk golnya Lilipaly,” ucap Kukuh.
Fisik Jelle Belum Ideal
Jelang bergulirnya musim ini, Jelle Goselink memang sempat mendapat cedera ringan. Dan itu tampaknya memberi pengaruh pada persiapan fisiknya. Sampai pekan keempat, pemain Belanda belum menunjukkan fisiknya siap bermain penuh.
Khususnya pada laga kontra Barito. Jelle mendapat kesempatan debut starter. Dan bermain di posisi penyerang utama menggantikan Pato.
Secara garis besar, Jelle menunjukkan permainan yang positif. Terutama saat berada di pos nomor 10. Hanya memang, naluri gol dan positioning-nya perlu ditingkatkan lagi.
Namun yang disoroti oleh Kukuh adalah ketahanan fisiknya. Itu terlihat saat laga sudah berlalu 60 menit. Permainannya anjlok. Fokus dan pergerakannya melemah.
“Untuk Jelle kayanya belum siap untuk main di Liga (Indonesia). Fisiknya kelihatannya masih ngos-ngosan. Masih belum siap tampil 90 menit. Menurut saya.”
“Walaupun pelatih bilang kalau posisi aslinya memang bukan di striker utama. Tapi tetap, menurut saya, untuk ukuran permainan Borneo FC yang (bagus) kemarin. Jelle merupakan titik lemahnya,” tuturnya.
Trio Gelandang Borneo FC Top
Selain memberi sejumlah catatan, Kukuh turut melempar pujian. Terutama untuk trio gelandang; Hendro-Adam-Kei.
Ketiganya bermain solid. Mampu bertukar peran dan saling menutupi. Serta memberi tekanan secara permainan dan fisik yang dominan. Hingga membuat permainan Barito Putera sama sekali tidak berkembang.
“Apresiasi untuk (trio) gelandang Borneo FC. Bagus mainnya. Tiga gelandang kompak, saling melengkapi. Dan bikin permainan Borneo hidup,” tutupnya. (dra)
-
BALIKPAPAN4 hari agoRiding dan Nobar ARRC Buriram Bareng Yamaha Kaltim, Biker Balikpapan Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan
-
BALIKPAPAN4 hari agoWaduk Teritip Jadi Andalan, Balikpapan Bersiap Hadapi El Nino 2026
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoPenduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, BPS Sebut Bonus Demografi Masih Terjaga
-
OLAHRAGA3 hari agoTembus 10 Besar All Japan Road Race Championship, Wahyu Nugroho Terus Improve Asah Skill
-
HIBURAN4 hari ago“Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Alzheimer Perlahan Menghapus Ingatan Keluarga
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoStok Beras Kaltim dan Kaltara Aman hingga Akhir 2026, Bulog Siapkan Gudang Penyangga IKN
-
OLAHRAGA2 hari agoKembali ke Tren Positif, Aldi Satya Mahendra Tak Sabar Ulang Momen Manis di Ceko
-
BALIKPAPAN2 hari agoMubes FKPB Diharapkan Perkuat Soliditas Paguyuban dan Jaga Stabilitas Sosial di Balikpapan

