KUTIM
Pemkab Kutim Fasilitasi Ijazah Formal untuk Santri di Pesantren

Semua pelajar perlu memiliki ijazah, meski menempuh pendidikan non formal seperti di Pondok Pesantren. Pemkab Kutim telah mengupayakan hal itu.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim berkomitmen memfasilitasi para santri yang mondok di Pesantren, untuk bisa memperoleh ijazah sekolah. Dengan program Cara Pelayanan Jemput Bola (Cap Jempol) saat lulus, santri bisa mendapat ijazah pendidikan formal.
“Kebijakan ini sedang dirintis Pemkab Kutim. Kita fasilitasi santri di pondok pesantren di Kutai Timur untuk mendapatkan hak seperti siswa di pendidikan formal melalui program Cap Jempol,” sebut Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, beberapa waktu lalu di momen upacara Hari Santri Nasional.
Pihaknya juga tak menutup mata jika pondok-pondok pesantren di Kutim membutuhkan bantuan demi mendukung jalannya kegiatan belajar dan mengajar.
Pemerintah juga memberikan bantuan-bantuan kebutuhan santri untuk menambah semangat mereka.
Bupati menyebut, program Cap Jempol garapan Disdikbud Kutim sudah dilaunching 2022 lalu. Cara Pelayanan Jemput Bola atau Cap Jempol bergilir diadakan di pondok-pondok pesantren.
“Selain sekolah non formal, di pondok kita siapkan juga sekolah formalnya dan statusnya diakui,” jelasnya. (adv/adm)
ADVERTORIAL DISKOMINFO PERSTIK KUTAI TIMUR
-
PARIWARA4 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
BALIKPAPAN18 jam agoSasar 14 Sekolah di Balikpapan-PPU, JNE dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Ratusan Siswa Yatim Dhuafa
-
SEPUTAR KALTIM15 jam agoSinyal Positif Pertanian Kaltim, Produksi Padi 2025 Naik Tembus 270 Ribu Ton
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoRealisasi ‘Gratispol’ Religi, 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim Terbang Gratis ke Tanah Suci
-
PARIWARA2 jam agoTampil di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
-
SAMARINDA3 hari agoRamaikan Islamic Center di Malam Nisfu Sya’ban, Ribuan Warga Samarinda Diajak Bersihkan Hati Jelang Ramadan
-
SEPUTAR KALTIM1 jam agoKemiskinan di Kaltim Naik Tipis per September 2025, Beras dan Rokok Jadi Pemicu Utama

