OLAHRAGA
Kalteng Putra Berpotensi Seret Persipura ke Liga 3
Kalteng Putra sudah fiks terdegradasi ke Liga 3, setelah di laga hidup mati memilih WO. Tapi imbasnya tidak hanya ke mereka, Persipura yang sedang fight bertahan di Liga 2, ikut dirugikan atas kejadian ini.
Tim asal Kalimantan Tengah, Kalteng Putra sedang terlibat polemik keterlambatan pembayaran gaji pemain. Karena tak mendapat titik terang, para pemain memutuskan untuk mogok main.
Akibat sikap itu, Kalteng Putra tidak bertandang ke markas PSCS sampai waktu kick-off pada 27 Januari sore. Sehingga perangkat pertandingan memutuskan tim asal Cilacap menang 3-0 tanpa bertanding.
Atas sumbangan 3 poin itu, PSCS untuk sementara memimpin klasemen Grup D. Pada putaran play-off degradasi Liga 2.
Klasemen Grup D
Sampai saat ini, fase play-off degradasi sudah menuntaskan pekan kelima. Tersisa satu laga lagi bagi setiap tim. Untuk berebut posisi 2 teratas dari setiap grup. Untuk memastikan bertahan di Liga 2.
Di Grup D, PSCS memimpin dengan 9 poin, diikuti Persipura (8), Persekat (6), Kalteng Putra (4).
Pada laga terakhir, PSCS akan melawan Persipura, dan Persekat melawan Kalteng Putra.
Persipura Terancam Degradasi
Kasus yang menimpa Kalteng Putra memberi dampak besar pada Persipura. Karena Kalteng memberikan 3 poin gratis untuk tim Cilacap yang menjadi pesaing mereka.
Kerugian kedua adalah Persekat bisa jadi akan mendapat poin gratis serupa. Karena dikabarkan Kalteng Putra sudah membubarkan tim. Sehingga tanpa bermain, tim Tegal bisa mengakhiri fase play-off dengan 9 poin (SG +3). Jumlah poin ini telah melewati milik Mutiara Hitam.
Dengan 9 poin tersebut, Persekat tinggal menanti hasil pertandingan antara Persipura vs PSCS. Kalau imbang, poin mereka sama dengan Persipura, tapi unggul selisih gol. Sehingga tim Papua harus terlempar ke Liga 3.
Sebaliknya jika Persipura menang dengan selisih lebih dari 2 gol. PSCS lah yang akan terdegradasi.
Banyak publik sepak bola meminta operator liga dan PSSI mengambil sikap tegas. Sebelum laga terakhir dimainkan. (Dra)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA5 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy

