OLAHRAGA
Diego Michiels Vs Everybody; Kapten Borneo FC Setuju Liga 1 Pakai 8 Pemain Asing
Saat kebanyakan pemain Indonesia menolak regulasi 8 pemain asing di Liga 1. Kapten Borneo FC Diego Michiels secara pribadi melawan arus. Ia berpikir, semakin banyak pemain asing, semakin bagus buat liga dan Timnas Indonesia.
Banyak pemain Liga 1 yang memprotes kebijakan baru tersebut. Mereka beramai-ramai mengunggah gambar ‘tanda tanya dengan latar hitam’. Serta menggunakan tagar #IniSepakbolaIndonesia. Tak ketinggalan teks template-nya; Pertanyaan untuk kita semua, apakah ini kompetisi sepakbola Indonesia?
Pemain-pemain yang banyak di antara mereka adalah nama besar, mengkhawatirkan masa depan pemain lokal jika tak mendapat menit bermain. Karena klub akan memprioritaskan pemain asingnya.
Sayangnya aksi protes ini bukannya mendapat simpati dari para pendukung, justru mendapat respons negatif. Warganet merasa pemain-pemain itu takut bersaing, ogah upgrade kemampuan, dan lainnya.
Diego Michiels Dukung Regulasi Baru
Untuk diketahui, mulai musim 2024/25, PT LIB membolehkan setiap klub mendaftarkan maksimal 8 pemain asing ke Liga 1. Syaratnya, 6 pemain boleh dari negara mana saja, dua lainnya harus dari Asia. Pun di lapangan, maksimal pemain asing yang bermain adalah 5 asing bebas dan 1 asing Asia.
Di tengah panasnya perbincangan soal kuota asing, Diego Michiels muncul dengan pernyataan ‘kontroversialnya’ lagi. Tapi kali ini, ia berada di sisi yang sama dengan kebanyakan pendukung (ciye).
“Mohon maaf kawan” di liga 1 semua tapi saya setuju kalo di tambah kuota pemain asing. Demi kualitas liga naik. demi kualitas di latihan naik. Demi kualitas kita diri sndiri naik. Demi mental naik FC. #MaapMaap,” tulis Diego di akun Instagram pribadinya.
Meski singkat, pesan yang ingin disampaikannya begitu jelas. Yaitu ia mengajak pada pemain lokal untuk tidak takut bersaing. Bersaing dengan yang lebih jago secara otomatis akan meningkatkan level mereka. Berjalan tanpa sadar, jika berpikirnya positif.
Diego sendiri sudah berusia 33 tahun, pemain yang sudah masuk kategori uzur di sepak bola dalam negeri. Namun musim ini ia tercatat bermain sebanyak 30 kali, dengan 21 di antaranya bertindak sebagai starter. Padahal dengan keterbatasan napasnya di lapangan, ia juga bersaing dengan 2 pemain asing dan 1 lokal senior, serta 2 bek muda dengan bakat besar. Artinya …. (dra)
-
PARIWARA5 hari agoGathering Team AEROX Hadir kembali, Ratusan Bikers dan Modifikasi AEROX Kepung Jalanan Kota Bandung dan Surabaya
-
PARIWARA4 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA3 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA3 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SAMARINDA3 hari agoCetak Rekor di Kalimantan, Korem 091/ASN Raih Kartika Award sebagai Wilayah Bebas Korupsi

