SEPUTAR KALTIM
Kado HUT ke-69 Kaltim: 36 Desa Terisolir Akhirnya Nikmati Listrik, 73 Lainnya Masih Menunggu
Kado HUT ke-69 Kaltim, Pemprov berhasil aliri listrik di 36 desa terisolir dalam 10 bulan. Gubernur Rudy Mas’ud targetkan 73 desa sisa segera tuntas lewat PLTS dan jaringan PLN.
Persoalan infrastruktur dasar masih menjadi pekerjaan rumah besar di usia Provinsi Kalimantan Timur yang menginjak 69 tahun. Selain akses jalan, ketersediaan listrik bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan menjadi sorotan utama pemerintahan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.
Saat pasangan ini mulai menjabat pada 20 Februari 2025, data menunjukkan fakta yang cukup miris: masih terdapat 109 desa di Kaltim yang belum teraliri listrik sama sekali. Kondisi ini dinilai ironis mengingat Indonesia telah merdeka selama 80 tahun. Namun kesenjangan energi antara warga perkotaan dan pedalaman masih menganga lebar.
“Listrik harus dinikmati seluruh rakyat Kaltim, baik di perkotaan, pedesaan, pedalaman, termasuk perbatasan,” tegas Gubernur Rudy dalam berbagai kesempatan.
Intervensi 10 Bulan Pertama
Komitmen tersebut langsung diterjemahkan ke dalam aksi cepat. Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan di tahun pertama kepemimpinannya, Pemprov Kaltim melakukan intervensi masif. Hasilnya, sebanyak 36 desa yang sebelumnya gelap gulita kini mulai terang benderang.
Desa-desa tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, hingga Paser. Intervensi ini diklaim telah memberikan akses energi bagi sekitar 66 ribu Kepala Keluarga (KK).
“Tahun pertama, sekitar 10 bulan sudah ada sebanyak 36 desa terjauh, tertinggal, dan terisolir listrik yang bisa kami intervensi,” ungkap Gubernur Rudy.
Solusi PLTS dan Tantangan Geografis
Mengingat lokasi desa-desa tersebut sangat jauh dari jangkauan instalasi PLN dan belum memiliki akses jalan yang memadai. Pemprov Kaltim menempuh solusi jangka pendek melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal dan pembagian Alat Penyalur Daya Listrik (Apdal) per rumah tangga.
Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa solusi ini hanyalah langkah awal. Target utamanya tetap memasukkan jaringan listrik PLN yang stabil, sembari pemerintah mengebut pembangunan akses jalan sebagai syarat utama masuknya infrastruktur kelistrikan.
“PLTS ini pra saja. Kami akan terus perjuangkan agar PLN bisa masuk ke semua wilayah, karena itu harus ada badan jalan. Ini juga harus segera kita petakan,” jelasnya.
Saat ini, Pemprov Kaltim masih memiliki “utang” penyelesaian untuk 73 desa lainnya dengan total sekitar 45.000 KK yang belum teraliri listrik.
Kisah Magic Jar dan Televisi Baru
Dampak masuknya listrik ini dirasakan langsung secara emosional oleh warga. Di Kampung Batoq Kelo, Kecamatan Long Bagun, Mahakam Ulu, misalnya. Desa berpenduduk 1.028 jiwa (339 KK) ini baru saja mendapatkan fasilitas PLTS berkapasitas 60,8 kWp.
Ketua Adat Desa Batoq Kelo, Antunius Legiu, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Listrik bukan sekadar penerangan, tapi perubahan gaya hidup.
“Warga kami sangat senang dan berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, karena hari ini sudah bisa menikmati listrik. Sudah bisa beli magic jar (penanak nasi otomatis) dan televisi. Baru sekarang bisa menyaksikan televisi,” ucap Antunius.
Hal serupa dirasakan warga pesisir di Labuang Kallo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser. Melalui program Jospol, mereka menerima 40 unit PLTS Apdal. Muzni, salah satu warga, merasa pemerintah akhirnya hadir bagi rakyat kecil yang hidup di kawasan tambak.
“Kami berterima kasih dan bangga kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur yang mau memerhatikan kami rakyat kecil yang hidup di tambak-tambak ini,” ujarnya.
“Listrik ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial dan pendidikan secara berkelanjutan,” tutup Gubernur Rudy. (ens)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
SAMARINDA16 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA13 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

