SEPUTAR KALTIM
Perkuat Pertahanan IKN, TNI AL Bakal Bentuk Kodaeral Khusus Ibu Kota dan Naikkan Status Lanal Balikpapan
TNI AL siapkan Kodaeral 15 khusus IKN dan naikkan status Lanal Balikpapan jadi Tipe A. Gubernur Rudy Mas’ud dukung penuh pengamanan laut dan sumber daya alam Kaltim.
Peta kekuatan pertahanan laut di Kalimantan Timur bakal mengalami peningkatan signifikan guna mengimbangi keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rencana strategis ini terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dengan Panglima Komando Daerah Angkatan Laut (Pangkodaeral), Laksamana Muda TNI Phundi Rusbandi. Di Ruang Kerja Gubernur, Rabu 21 Januari 2026.
Dalam audiensi tersebut, Laksamana Muda Phundi Rusbandi memaparkan peta jalan (roadmap) pengembangan pangkalan militer di wilayah Benua Etam. Fokus utamanya adalah peningkatan status pangkalan dan pembentukan satuan baru di kawasan inti pemerintahan.
“Tahun ini Lanal Balikpapan akan kami kembangkan menjadi Tipe A. Kita juga akan membuat pos AL tambahan di IKN,” ungkap Phundi.
Lebih jauh, Phundi menjelaskan bahwa dalam jangka panjang, pos di IKN tersebut diproyeksikan berdiri sendiri menjadi satuan komando setingkat Kodaeral Ibu Kota atau disebut Kodaeral 15.
Selain fokus pada IKN, TNI AL juga memperkuat cengkeramannya di jalur alur laut kepulauan dengan memetakan tiga Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) utama di Kaltim, yakni Lanal Balikpapan, Lanal Sangatta (Kutai Timur), dan Lanal Berau.
Gubernur Soroti Keamanan Sumber Daya Alam
Merespons rencana tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud memberikan dukungan penuh. Menurutnya, penguatan armada laut adalah kebutuhan mendesak, mengingat Kaltim memiliki karakteristik geografis kepulauan dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
“Negara kita ini perlu kita jaga, Laksamana. Sumber daya alam kita berlimpah dan Kaltim ini memiliki pulau-pulau dan kawasan perairan yang harus dilindungi,” tegas Rudy.
Gubernur menilai, sinergi antara Pemprov Kaltim dan TNI AL selama ini sudah berjalan solid dalam menjaga kedaulatan perairan. Namun, dengan hadirnya IKN, beban tanggung jawab pengamanan wilayah laut—baik di sisi selatan, timur, maupun utara Kalimantan—menjadi semakin krusial.
“Keamanan Kaltim dan IKN menjadi tanggung jawab bersama. Terima kasih kepada jajaran TNI AL atas dedikasinya mengamankan perairan laut kita,” tambahnya.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Komandan Lanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekdaprov Kaltim Ujang Rahmad, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Irhan Hukmaidy. (ens)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026
-
OLAHRAGA5 jam agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC

