SEPUTAR KALTIM
Kemenkumham Ungkap Data Overkapasitas Lapas di Kalimantan Timur Tembus 12.600 Orang, Kapasitas 4.600 Orang
Kanwil Kemenkumham Kaltimtara merilis data overkapasitas lapas di Kalimantan Timur yang mencapai 12.600 penghuni. Mayoritas didominasi kasus narkotika.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mengungkapkan data terbaru terkait kondisi overkapasitas di seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) wilayah Kalimantan Timur.
Saat ini, total penghuni tercatat mencapai 12.600 orang, padahal kapasitas ideal hanya diperuntukkan bagi 4.600 orang.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kaltimtara, Endang Lintang Hardiman, menyatakan bahwa kondisi kelebihan muatan ini sudah berada pada tahap yang sangat memprihatinkan bagi standar hunian warga binaan.
“Overkapasitasnya sudah terlalu. Kapasitas kita 4.600 orang, sekarang isinya 12.600 orang,” ujar Endang saat memberikan keterangan di Balikpapan, Kamis (26/2/2026).
Dominasi Kasus Narkotika
Berdasarkan klasifikasi perkara, narapidana kasus narkotika menjadi penyumbang angka tertinggi dalam kepadatan hunian tersebut. Dari total 12.600 penghuni, tercatat sekitar 8.500 orang di antaranya merupakan tahanan dan narapidana terkait kasus narkoba.
Endang menilai tingginya angka hunian kasus narkotika mencerminkan besarnya skala peredaran dan konsumsi barang haram tersebut di wilayah Kalimantan Timur. “Konsumen di kita ini sangat tinggi. Itu sebabnya peredaran terpusat ke sini,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjauhi narkotika agar tidak terjerat hukum dan menambah beban kepadatan di lapas. “Jangan jadi setan (pecandu), jadilah manusia,” tegasnya merujuk pada kebiasaan pecandu yang mengonsumsi asap sabu.
Rencana Pembangunan Lapas Baru
Sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengusulkan relokasi Lapas Samarinda ke kawasan Bayur, yang letaknya bersebelahan dengan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda.
Pemerintah pusat melalui Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan disebut telah memberikan persetujuan untuk membangun unit lapas baru dengan kapasitas tampung hingga 2.000 orang di lokasi tersebut. Pemerintah Kota Samarinda juga dilaporkan telah menyiapkan lahan yang dibutuhkan.
“Pak Menteri sudah setuju untuk membangunkan lapas berkapasitas 2.000 orang di samping Lapas Narkotika Bayur,” ungkap Endang.
Pembangunan fasilitas baru ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup warga binaan selama menjalani masa pidana serta mengoptimalkan program pembinaan di dalam lapas. (ens)
-
OLAHRAGA3 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA2 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
SAMARINDA5 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
PARIWARA3 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT

