KUKAR
Dampak Efisiensi, Dukungan Alsintan ke Kukar Menurun
Dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tercatat mengalami penurunan pada Tahun 2026. Meski tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar memahami kondisi itu sebagai salah satu dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang turut memengaruhi program sektor pertanian.
Kepala Distanak Kabupaten Kutai Kartanegara, Moh. Rifani mengatakan, bantuan alsintan dari pemerintah pusat tetap tersedia, meski jumlahnya tidak sebanyak tahun sebelumnya.
“Kalau pusat itu ada beberapa ya. Yang kemarin itu yang sudah terbagi itu komben sama protapator,” kata Rifani, Selasa (22/9/2026).
Rifani menyebut, bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas pertanian di Kukar. Salah satu pihak yang disebut aktif menyalurkan bantuan melalui dukungan pokok pikiran (Pokir) adalah anggota DPR RI dapil Kalimantan Timur, G. Budisatrio Djiwandono.
“Pak Budisatrio biasanya yang untuk di wilayah kita yang sering menyalurkan pokirnya,” jelasnya.
Namun, ketika ditanya mengenai jumlah bantuan dibandingkan tahun sebelumnya, Rifani menyebut adanya penurunan. Kondisi tersebut menurutnya tidak terlepas dari kebijakan efisiensi yang diterapkan dalam pengelolaan anggaran.
“Menurun,” ujarnya.
Ia menegaskan, penurunan dukungan tersebut turut memberikan dampak terhadap pelaksanaan kegiatan Distanak Kukar. Sebab, keterbatasan fiskal secara langsung berpengaruh terhadap ruang gerak pemerintah dalam menjalankan berbagai program pertanian.
Meski demikian, dukungan alsintan tetap menjadi salah satu instrumen penting dalam pengembangan sektor pertanian. Peralatan pertanian dibutuhkan untuk membantu petani meningkatkan efisiensi pekerjaan sekaligus mendukung pengelolaan lahan yang tersebar di berbagai wilayah Kukar.
“Meski berkurang dalam angka, kita tetap menyambut baik bantuan yang diberikan kepada petani kita dari Pak Budisatrio,” terangnya.
Kondisi geografis Kukar yang memiliki wilayah pertanian cukup luas, membuat dukungan sarana produksi menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas petani. Karena itu, pemerintah daerah tetap melakukan penyaringan dan verifikasi dalam menentukan bantuan yang akan diarahkan kepada kelompok penerima.
Rifani mengatakan Distanak telah memiliki mekanisme dan standar operasional dalam menentukan dukungan kepada sektor pertanian. Penyaringan tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar memiliki manfaat bagi kegiatan produksi.
“Filter untuk Alsintan dan sebagainya, SOP-nya kita sudah punya,” pungkasnya. (am/Adv Diskominfo Kukar)
-
VIRAL4 hari agoSalam Tiga Jari Viral di Indonesia, Berawal dari Film The Hunger Games hingga Jadi Simbol Perlawanan
-
OLAHRAGA5 hari agoPorwada IV Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan, 10 Cabor Siap Dipertandingkan
-
NUSANTARA4 hari agoEks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Jenderal Ditahan
-
SAMARINDA5 hari agoAndi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,9 Miliar, Pemkot Siapkan Evaluasi
-
OLAHRAGA4 hari agoSamarinda Kirim 70 Wartawan ke Porwada Kaltim IV, Andi Harun Siapkan Bonus
-
KUKAR3 hari agoPemetaan Talenta ASN Kukar Meningkat, Pejabat Eselon III Hampir Seluruhnya Keluar dari Box 5
-
OLAHRAGA4 hari agoMoussa Diarra Belum Jadi Starter Saat Lawan PSIM, Bagaimana Peluangnya Hadapi PSM?
-
OLAHRAGA4 hari agoBorneo FC Bidik Kebangkitan di Segiri, PSM Makassar Jadi Ujian Berikutnya
