OLAHRAGA
Adu Kreatif Wiljan Pluim Vs Pedrinho (Pemain Kunci Perikabo Vs Borneo FC Bag 2-Selesai)
Beberapa jam lagi Persikabo 1973 akan menjamu Borneo FC di Bali. Perang kreatif antara duo playmaker asing; Pedrinho dan Wiljan Pluim akan sangat menentukan hasil akhir.
Persikabo 1973 akan menjalani misi berat untuk memutus tren negatifnya. Usai di 6 laga terakhir tak pernah menang. Kenapa berat? Karena lawannya adalah Borneo FC Samarinda. Tim pemuncak klasemen sementara Liga 1, yang tak pernah alami kekalahan dalam 13 laga terakhirnya.
Namun Laskar Pajajaran berhak optimis, karena saat ini mereka tampil dengan kekuatan berbeda. Pada bursa transfer tengah musim kemarin, mereka mendepak 17 pemain, dan merekrut 8 pemain anyar.
Yang mengejutkan adalah 5 di antaranya merupakan pemain asing. Satu-satunya legiun asing yang tidak kena reshuffle adalah Pedrinho.
Pedrinho
Gelandang asal Brazil berusia 30 tahun itu merupakan sosok kunci permainan Persikabo 1973. Berposisi sebagai gelandang serang, dialah yang mengatur alur serangan timnya.
Sejauh ini, Pedrinho sudah terlibat di 22 dari 24 laga. Membuat 3 gol dan 4 asis. Kontribusinya cukup bagus hingga pekan ke-15. Namun setelah itu, dia belum lagi membuat asis maupun gol.
Walau begitu, Kei Hirose cs wajib mewaspadai pergerakannya. Menaklukkan Pedrinho dan memenangkan lini tengah, bisa menjadi jalan bagi Pesut Etam merengkuh kemenangan.
Wiljan Pluim
Gelandang serang tangguh yang sempat kontroversial musim ini. Pluim sempat bermain 9 laga bersama tim juara bertahan, PSM hingga Agustus 2023. Permasalahan finansial lalu membuatnya mangkir dari tim.
Dua bulan kemudian, Pluim dipecat PSM, dan secepat kilat bergabung dengan Borneo FC. Ia secara resmi bergabung ke klub Samarinda pada akhir Oktober. Namun baru bisa bermain pada bulan November.
Meski sudah kehilangan kecepatan dan staminanya. Wiljan Pluim malah menjadi kepingan terakhir dalam taktik Pieter Huistra. Pria Belanda memainkan peran bagus sebagai gelandang serang dalam formasi 4-2-1-3.
Kefasihannya adalah memantulkan dan mengalirkan bola. Dalam kondisi terburuk, kharismanya cukup menarik perhatian pemain belakang lawan, yang membuat rekan gelandang lainnya bisa menjalankan perannya sebagai playmaker.
Tak diragukan lagi, Pluim adalah pemain berbahaya di lini tengah Pesut Etam. Sejak bergabung, dia sudah bermain 6 kali. Berhasil mengantarkan timnya meraih 5 kemenangan dan 1 hasil imbang.
Belakangan, ketika Borneo FC kiris penyerang karena cedera, Pluim bermain lebih maju dan berhasil membuat 2 gol dari 3 laga terakhirnya. (dra)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSinyal Positif Pertanian Kaltim, Produksi Padi 2025 Naik Tembus 270 Ribu Ton
-
BALIKPAPAN3 hari agoSasar 14 Sekolah di Balikpapan-PPU, JNE dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Ratusan Siswa Yatim Dhuafa
-
PARIWARA2 hari agoTampil di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
-
PARIWARA1 hari agoYamaha Gebrak Maksimal di Panggung IIMS 2026, Pamerkan Model Terbaru dan Rayakan Momen Istimewa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKemiskinan di Kaltim Naik Tipis per September 2025, Beras dan Rokok Jadi Pemicu Utama

