SAMARINDA
Anggota DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin Dukung Hotel Atlet Milik Pemprov Dikelola Pihak Ketiga

Anggota DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin mendukung jika Hotel Atlet milik Pemprov Kaltim bakal dikelola oleh pihak ke-3. Itu akan meminimalisir biaya perawatan, dan meningkatkan kualitas serta target pendapatan.
Hotel Atlet yang terletak di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening Kota Samarinda itu merupakan aset milik Pemprov Kaltim yang berharga. Biasa digunakan untuk atlet dalam persiapan saat kejuaraan di event besar olahraga.
Namun sejak lama, hotel dengan 8 lantai itu terbengkalai dan tidak terurus. Mulanya hotel itu dibangun untuk PON Kaltim 2008 lalu. Kemudian terbengkalai sejak 10 tahun terakhir. Wacana pemanfaatannya pun sempat tak jelas sejak 2016 lalu.
Belakangan barulah Pemprov Kaltim mulai menaruh perhatian pada Hotel Atlet. Direnovasi dan direncanakan bakal dikelola oleh pihak ketiga. Agar pengelolaan dapat dilakukan secara profesional dan lebih baik.
Mending Diserahkan ke Swasta
Anggota DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin melihat pemerintah memang cukup baik dalam hal membangun. Namun masih kurang untuk mengelola dan merawat suatu aset karena masalah biaya.
“Salah satu contohnya Stadion Palaran. Ketika saya datang ke sana nonton perhelatan PON itu sangat luar biasa megahnya. Tetapi kemarin ketika beberapa tahun lewat itu menyedihkan dan miris kita melihatnya.”
“Inilah salah satu contoh, pemerintah jangan mudah membangun tetapi juga harus perhatikan anggaran untuk pemeliharaan,” kata Fuad Fakhruddin belum lama ini.
Jika Hotel Atlet bakal dikelola oleh pihak ketiga, Fuad justru mendukung. Sebab dengan begitu Hotel Atlet tak hanya terurus, tapi juga kualitasnya dapat meningkatkan dan bisa keberlanjutan.
“Kalau dikelola pihak ketiga tentu ada target. Kalau ada target pasti Insyaallah bisa meningkatkan PAD.”
Fuad juga berharap, Hotel Atlet ke depan tak hanya memfasilitasi atlet di Kaltim saja. Namun juga dapat menyokong ketersediaan hotel di Kota Samarinda bahkan jadi tujuan investor dan wisatawan.
“Tentu ini kan menjadi salah satu tambahan hotel yang sekarang mungkin keberadaannya terbatas,” pungkasnya. (adv/ens/fth)
-
KUTIM5 hari agoPLN dan Pemkab Kutai Timur Bahas Aset Daerah untuk Proyek SUTT 150 kV Muara Wahau–Sangatta
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoEkspor Kepiting Kaltim Tembus Rp13,44 Miliar, China hingga Singapura Jadi Pasar Utama
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoKaltim Masuk 5 Besar Nasional Pembangunan Pariwisata 2026, Unggul di Lingkungan Pendukung
-
KUKAR5 hari agoAulia Rahman Basri Tekankan Hasil Industri Energi Harus Dirasakan Masyarakat Kukar
-
SAMARINDA2 hari agoWarga Samarinda Turun ke Jalan, Desak Karhutla Kaltim Jadi Bencana Nasional
-
SAMARINDA4 hari agoBalita di Samarinda Meninggal Setelah Sesak Napas, Ibu Ceritakan Kronologi Perawatan
-
KUKAR5 hari agoDP2KB Kukar Dorong PIK-R Kukar Perkuat Konselor Sebaya
-
KUKAR4 hari agoJadi Rp50 Juta per RT, Anggaran RT-Ku Terbaik Disalurkan Mulai Bulan Ini

