PASER
Anggota DPRD Kaltim Sukmawati Sosialisasi Pencegahan Narkotika Ke Warga Tanah Grogot
Anggota DPRD Kaltim Sukmawati melakukan sosialisasi perda No.7 Tahun 2017 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika.
Tepatnya kepada warga di RT.15 RW.06 Kel. Tanah Grogot, Kec. Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Jumat (29/7/2022).
Kegiatan tersebutmendapat antusias dari warga, khususnya ibu-ibu yang hadir dengan 2 pemateri dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser, dr. Asnurathab Chairiri dan Pemerhati Narkotika dari TNI Agus Suasdinur.
Menurut wakil rakyat dapil PPU-Paser ini, Provinsi Kaltim menjadi salah satu daerah tujuan utama peredaran Narkotika di tanah air.
Hal ini menjadi semangatnya untuk terus mengampanyekan bahaya narkotika di dapilnya, Kabupaten Paser.
“Karena itu fasilitasi dari perda ini harus diketahui oleh masyarakat Kaltim, khususnya Paser,” jelas wakil rakyat dari PAN ini.

Pasalnya, kata dia, dari mengetahui perda tersebut akan ada manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat tentang pencegahan narkotika.
“Khususnya mencegah dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan kita,” kata mantan camat Tanah Grogot ini.
“Karena penyakit seperti narkoba ini, sangat berbahaya. Jadi lebih baik di hindari dari pada mengobati,” kata Sukmawati yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini.
Dalam kegiatan sosper ini pun, Sukmawati berkolaborasi mengajak BNK Paser. Untuk memberikan edukasi tentang segala jenis narkotika, mulai dari bahayanya hingga cara mencegahnya.
“Dari sosialisasi ini, masyarakat desa jadi tahu bahaya narkotika. Ada rasa kepedulian bersama menjaga lingkungannya, agar bebas dari narkoba,” harap pensiunan ASN Paser ini.
Dalam materinya, ia mengampanyekan bahaya narkoba adalah bagian dari menyiapkan generasi tangguh menyongsong Indonesia Emas.

Sebab, Indonesia telah mencanangkan darurat narkoba. Kampanye ini dilakukan tak hanya diperkotaan, namun diharapkan sampai ke desa-desa. Sebab, pasar narkotika telah menyasar generasi muda.
“Selalu jauhi narkoba karena bisa merusak diri dan lingkungan, terlebih anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa,” kata dr. Asnurathab Chairiri. (*)
-
SEPUTAR KALTIM2 hari ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
BALIKPAPAN1 hari ago160 Masjid di 8Kalimantan Terhubung Internet Lewat Program Masjid Berdaya Indosat
-
NUSANTARA4 hari agoClan of Classy Vol.3 Yogyakarta, Healing Sejenak Sambil Eksplorasi Kopeng dan Ambarawa
-
OLAHRAGA5 hari agoBangkit dari DNF, Sabian Fathul Ilmi Finis Keempat di Motegi
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363
-
BERAU1 hari agoKabut Asap Karhutla, Sekolah di Berau Terapkan Belajar dari Rumah hingga 19 September

