SEPUTAR KALTIM
Arsiparis Ahli Muda DPK Kaltim Beri Catatan untuk Kecamatan Bengalon
DPK Kaltim melalui Arsiparis Ahli Muda-nya memberi beberapa catatan kepada para staf Kecamatan Bengalon Kutai Timur. Agar mereka lebih tertata dalam pengelolaan arsip.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah mengisi materi dalam Bimbingan Teknis Pengelolaan Kearsipan Kecamatan Di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2023.
Berlangsung selama dua hari, 9-10 November 2023. Di MidTown Hotel Samarinda. Peserta yang hadir merupakan para staf dari kantor Kecamatan Bengalon. Arsiparis Ahli Muda Dewi Susanti selaku pemateri memberi berbagai catatan agar OPD di tingkat bawah itu ikut melakukan tertib dalam penataan dan pengelolaan arsip.
Arsiparis Ahli Muda DPK Kaltim Dewi Susanti mengimbau kepada Kecamatan Bengalon terkait beberapa hal. Di antaranya merapikan arsip dan mengelolanya di record center.
“Jadi supaya bidang-bidang tertib arsipnya dan tidak berantakan. Arsip yang minimal di bawah tahun 2020 wajib diserahkan ke record center untuk disimpan.”
“Tapi dengan syarat arsip itu sudah dibenahi masuk folder, masuk box arsip, dibuatkan daftar arsipnya, berita acara,” jelas Dewi pada Jumat 10 November 2023.
Dewi juga meminta agar pihak kecamatan melengkapi semua instrumen kearsipan. Sesuai dengan aturan yang ada. Sehingga pakem yang digunakan oleh semua bidang sudah sama dan saling tersinkron.
Menurut Dewi, upaya tertib arsip ini dampaknya akan membuat lingkungan kerja di Kecamatan Bengalon menjadi lebih rapi dan nyaman. Tidak ada tumpukan kertas yang menganggur atau tertumpuk tidak digunakan.
“Semua bergerak serentak. Untuk masing-masing gerakan tertib arsip. Ruang kantor nyaman, nggak sumpek dan penuh,” tambahnya.
Selain itu, karena peserta yang hadir dari bidang yang bervariasi dan tidak hanya kearsipan. Arsip Ahli Muda itu mengingatkan pentingnya kearsipan bagi seluruh individu. Karena sebagai ASN tidak bisa dilepaskan dari mutasi sewaktu-waktu.
“Penetapan SDM kearsipan secara lebih fokus dan profesional. Siapapun dan di manapun ketika menduduki atau memangku jabatan apapun di situ arsip tolong dibenahi jadi nanti menyerahkan ke record center sudah dibenahi,” terang Dewi dalam penyampaian materinya.
Sehingga Dewi menilai, pengelolaan arsip bukan hanya tanggung jawab pihak kearsipan atau tenaga arsip. Tapi seluruh bidang juga bisa membantu pengelolaan yang rapi dan dimulai dari bidang masing-masing.
Terakhir Dewi juga mengingatkan pentingnya penyerahan arsip ke lembaga arsip daerah di Kabupaten Kutai Timur sebagai lembaga pengelolaan di tingkat daerah.
“Yang di bawah tahun 2010 sudah tidak ada di kecamatan, harus ada di lembaga kearsipan daerah. Diserahkan kes ana. Tapi akan diakuisisi kalau rapi. Jadi selaku camat menyerahkan ke DPK Kutai Timur,” pungkasnya. (ens/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoHarga Sawit Kaltim Kembali Merosot, TBS Usia Produktif Kini Rp3.403 per Kg
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoTahun Baru Islam 1448 H, Wagub Kaltim Serukan Semangat Hijrah dan Perubahan
-
OLAHRAGA2 hari agoLuar Biasa! Aldi Satya Mahendra Naik Podium Lagi di World Supersport Misano
-
PARIWARA5 hari agoSapu Bersih! Yamaha Raih 7 Gelar Bergengsi di Otomotif Award 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKabar Baik untuk Media Lokal, Belanja Media Pemprov Kaltim Segera Aktif Lagi
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoDelapan Tersangka Korupsi KUR Bank BUMN di Samarinda Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp1,48 Miliar
-
PARIWARA1 hari agoReview Samsung Galaxy A06 HP Entry-Level Terbaik Samsung Tahun Ini dan Berikut Fiturnya
-
NUSANTARA1 hari agoDari Pesisir Selatan Sulawesi hingga Negeri di Atas Awan Toraja, GEAR ULTIMA Tuntaskan Etape Perdana Celebes Expedition

