KUKAR
Awal November, Kukar Targetkan Panen Raya Padi di Danau Semayang


Panen raya padi di kawasan Danau Semayang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), diperkirakan berlangsung pada awal November 2026. Pemerintah daerah kini memantau perkembangan tanaman sekaligus menghimpun data lahan yang siap dipanen untuk memastikan potensi hasil produksi di kawasan tersebut.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan perkiraan waktu panen didasarkan pada perkembangan tanaman padi di lapangan. Koordinasi terus dilakukan untuk melihat kesiapan kawasan pertanian tersebut menjelang masa panen.
“Untuk Danau Semayang, perkiraan panennya mulai awal November. Kita melihat perkembangan tanaman yang ada di sana,” ujar Aulia, Selasa (27/10/2026).
Ia menyebutkan, panen raya berpeluang dilaksanakan dalam kurun waktu sekitar dua pekan sejak informasi tersebut disampaikan. Namun, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kondisi tanaman dan kesiapan lahan di kawasan pertanian setempat.
“Kemungkinan dua minggu lagi kita akan panen raya,” katanya.
Menurut Aulia, pemantauan menjelang panen diperlukan untuk mengetahui kondisi aktual tanaman sebelum hasil pertanian dikumpulkan. Informasi dari lapangan juga menjadi dasar untuk memperkirakan capaian produksi padi di Danau Semayang.
“Kita ingin melihat langsung bagaimana kondisi tanaman dan hasil yang bisa diperoleh petani. Karena itu, perkembangan di lapangan tetap menjadi perhatian,” tuturnya.
Selain memantau kesiapan panen, pemerintah daerah masih mengumpulkan data mengenai luasan lahan yang akan dipanen. Pendataan tersebut diperlukan agar potensi produksi dapat diketahui berdasarkan kondisi nyata, bukan sekadar perkiraan.
“Data luasan panennya masih kita kumpulkan. Nanti setelah datanya lebih lengkap, kita bisa melihat gambaran potensi panen di kawasan Danau Semayang,” jelasnya.
Aulia berharap panen raya mendatang dapat memperlihatkan perkembangan kegiatan pertanian masyarakat di kawasan Danau Semayang. Pemerintah daerah pun mengundang pihak-pihak yang ingin menyaksikan langsung proses panen di wilayah tersebut.
“Kita mengundang pihak-pihak yang ingin melihat langsung panen padi di sana. Kita sama-sama menyaksikan bagaimana hasil pertanian yang dikembangkan masyarakat,” pungkasnya. (rk/Adv Diskominfo Kukar)

GAYA HIDUP4 hari agoEkonomi Lagi Sulit? Ini 9 Cara Healing Murah Meriah Tanpa Bikin Dompet Menjerit
POLITIK4 hari agoWagub Seno Aji Minta Maaf ke Prabowo Usai Absen Rakornas, Pilih Tangani Karhutla Kaltim
SAMARINDA2 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoAntrean BBM di Kaltim Belum Tuntas, Rudy Mas’ud Minta Pertamina Jaga Pasokan
SAMARINDA3 hari agoLebih dari 60 Titik Galian Ditemukan di Samarinda, Dugaan Pencurian Kabel Bikin Wali Kota Turun Tangan
BALIKPAPAN4 hari agoPadel Makin Dilirik di Balikpapan, Berapa Biaya Main dan Bagaimana Cara Memulainya?
KUKAR4 hari agoKota Bangun Perkuat Potensi Pangan dan Perikanan, Produk Ikan Asin Kukar Disebut Tembus Ekspor






