OLAHRAGA
Baru Dikontrak, Wonderkid Rp2 M Borneo FC Langsung Cedera Parah, Investasi Bodong?
Baru sehari latihan, penyerang anyar Borneo FC, Irfan Ghafur mengalami cedera ACL. Yang memaksanya absen 1 tahun. Padahal eks sopir travel itu ditebus dengan mahar Rp2 miliar dan dikontrak selama setahun. Memang boleh ya, investasinya sebodong ini?
Borneo FC Samarinda baru saja memperkuat lini pertahanan mereka. Dengan mendatangkan penyerang super tajam dari Indie FC, Irfan Ghafur. Pada Kamis 31 Agustus 2023 kemarin.
Tak tanggung-tanggung, Pesut Etam sampai menebus hingga Rp2 miliar (sudah termasuk komisi agen). Untuk mendapatkan servis penyerang berkumis tidak rapi itu.
Ghafur diproyeksikan akan menjalani debut pada pekan ke-11 Liga 1, saat Borneo FC bertandang ke markas Persebaya Surabaya. Ia pun langsung mengikuti sesi latihan tim pada Jumat pagi.
Ia diharapkan bisa menjadi mesin gol baru Pasukan Samarinda. Usai ditinggal Matheus Pato ke Shandong Thaisan. Sayangnya, harapan itu dipastikan pupus. Lantaran sang wonderkid mengalami cedera ACL. Dan harus absen panjang.
“Pemain terbaru @borneofc.id mengalami cedera ACL saat latihan bersama tim untuk mengahadapi @officialpersebaya di pekan 11 @liga1match dan dipastikan absen 12 bulan atau sampai akhir musim 2023/2024. Padahal saat ini @borneofc.id sangat membutuhkan sosoknya di lini depan.”
Begitu bunyi pernyataan di akun Instagram Irfan Ghafur, Jumat sore. Sementara itu, dari unggahan yang sama. Dokter tim Borneo FC dr Hilda Khoirunnisa menerangkan bahwa sang pemain tidak akan menjadi bagian dari tim sampai musim kelar. Karena harus melewati sejumlah perawatan. Dari tindakan medis untuk memperbaiki jaringan di lututnya. Sampai pendampingan fisioterapis untuk membantunya bisa kembali ke kondisi semula.
“Ini termasuk parah karena Irfan Ghafur mengalami cedera pada ligamen anterior di kaki kanannya. Pemain hebat ini akan menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan“, kata dr Hilda.
Reaksi Suporter Borneo FC
Sangat jarang seorang pesepakbola mengalami cedera serius di hari pertamanya bergabung dengan klub baru. Karena itu, para suporter menyebut kejadian langka ini sebagai investasi bodong.
Istilah investasi bodong saat ini memang tengah populer di sepak bola. Ini untuk menyebut pembelian mahal sebuah klub. Namun si pemain tidak memberi kontribusi yang diharapkan.
Nah, dalam kasus Irfan Ghafur ini. Dia bukan hanya tidak memberi kontribusi yang bagus di lapangan. Menyelesaikan latihan pertamanya saja belum. Dan kini dia sudah didiagnosa mengalami cedera yang membuatnya harus absen dari lapangan hijau sampai kontraknya berakhir.
Memutus Kutukan
Seperti Manchester United, Irfan Ghafur juga sedang mengalami kutukan beruntun. Sehingga membuat akun Instagramnya belum juga mendapat pengakuan dari Meta. Jurnalis sepak bola Samarinda, Ahmad A. Arifin (Tebe) lalu memberi sejumlah saran. Agar Ghafur memutus kutukan yang sedang ia alami.
Pertama, Ghafur harus mengakui eksistensi Rio Satrio sebagai penyanyi Indie yang original. Memiliki karya besar, dan layak mendapat centang biru. Bukan justru menyematinya sebagai Anak Suryanata semata.
Kedua, Irfan harus menghormati karier panjang komika Rizky Prasetya. Dan mengakui dia tidak lebih lucu dari Rizky.
Ketiga, dia harus mengklarifikasi pada penggemarnya. Apakah akun Instagramnya benar akun repost atau bukan.
Ketiga dan terpenting, Ghafur harus segera menaikkan gaji Kemal Uhhuyy, 3 kali lipat dari saat ini.

Konten Parodi
Meski sudah mengetahui latar belakang Irfan Ghafur. Namun masih saja ada yang menganggap bahwa pemberitaan soal bergabungnya influencer Samarinda ke Borneo FC itu serius. Tidak, kawan. Semua ini hanyalah parodi.
Kolaborasi Irfan Ghafur dengan Borneo FC Samarinda adalah kerja sama yang sangat positif. Irfan adalah konten kreator top asal Samarinda. Dan masih menetap di Kota Pusat Peradaban meski sudah dikenal luas oleh para seniman papan atas nasional.
Perjuangan Irfan merintis karier sangat menginspirasi. Karena dia memulai dengan bermodal privilege nekat dan yakin sukses. Konsistensinya di bidang kreator digital sangat bisa dicontoh oleh siapapun yang ingin berkarier di bidang ini. Singkatnya, Irfan Ghafur masuk deretan Local Pride-nya Samarinda.
Sementara Borneo FC Samarinda, adalah satu-satunya tim asal Kaltim yang eksis berlaga di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air. Pesut Etam makin ke sini juga makin profesional sebagai sebuah tim sepak bola.
Kolaborasi ini bagus untuk menaikkan citra Kota Samarinda. Ataupun menguntungkan Ghafur dan Borneo FC dari sisi sharing followers. (dra)
-
PARIWARA5 hari agoGathering Team AEROX Hadir kembali, Ratusan Bikers dan Modifikasi AEROX Kepung Jalanan Kota Bandung dan Surabaya
-
PARIWARA4 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA4 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA3 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA4 hari agoCetak Rekor di Kalimantan, Korem 091/ASN Raih Kartika Award sebagai Wilayah Bebas Korupsi
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’

