SEPUTAR KALTIM
BSSN Lakukan Uji Kerentanan Empat Aplikasi Kaltim
BSSN melakukan uji kerentanan berbagai aplikasi pemerintah provinsi Kaltim. Hingga saat ini sudah 4 aplikasi dari 3 perangkat daerah telah diuji.
Rabu 14 Juni 2023, Tim Information Technology Security Assessment (ITSA) Badan Siber Sandi Negara (BSSN) mendatangi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim.
Diterima oleh Bidang Teknologi Informatika (TIK) dan Persandian di Ruang Wiek Kantor Diskominfo Kaltim.
Adapun Tim ITSA BSSN yang diketuai oleh Dwi Nova akan melakukan uji aplikasi selama 3 hari, mulai 14-16 Juni 2023.
Kepala Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim Dianto mewakili Kepala Diskominfo Kaltim menegaskan. Pihaknya siap menerima masukan terkait aplikasi yang di uji dari Tim BSSN untuk menjadi evaluasi bersama.
“Saran, masukan, harapan kami, bahwa beberapa aplikasi yang di uji ini, sehingga aplikasi tersebut betul-betul kuat dan tidak rentan terhadap gangguan serangan,” ungkap Dianto.
Dianto menjelaskan, ada empat aplikasi yang di uji oleh Tim ITSA BSSN. Yaitu aplikasi Beasiswa, Simenawan, Sikomppak dan Tepra.
Selain itu untuk kemanan Diskominfo juga selalu berinovasi khususnya untuk Data Center yang ada di Diskominfo Kaltim.
“Kami berharap Tim ITSA BSSN bisa mentransfer knowlage prihal penanganan atau langkah-langkah agar di suatu waktu tim teknis Diskominfo juga bisa mengatasinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Dwi Nova Ketua Tim ITSA BSSN memfokuskan kepada stake holder yang sudah mengirimkan permohonan assessment.
Kegiatan assessment meliputi audit jaringan dan pengujian terhadap sistem keamanan dari segala sisi, analisis dan pembuktian kerentanan website, serta perlindungan sistem.
“Nantinya kita akan menentukan tingkat resiko kerentanan mulai dari low, medium, high, dan critical. Critical ini memang dampaknya sangat berbahaya, harapannya tidak ada yang tingkat critical,” terang Dwi.
Untuk diketahui, Empat Aplikasi di Tiga Perangkat Daerah Kaltim yang di uji yaitu Beasiswa dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Simenawan dan Sikomppak dari Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Kaltim serta Tepra dari Biro Adbang Setdaprov Kaltim. (Rzk/diskominfokaltim/am)
-
MAHULU3 hari agoBuka Isolasi Mahulu, Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Sudah 89 Persen Ditargetkan Beroperasi Februari 2026
-
GAYA HIDUP4 hari agoKaltim Diprediksi Hujan Berangin Pekan ini, Berikut Tips Jaga Kesehatan Wajib
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoBawa 57 Mobil Dinas untuk Kunker, Rombongan Gubernur Kaltim Cek Jalan Rusak hingga Mahulu
-
BERITA5 hari agoBukan Pandemi Baru, Ini Fakta “Superflu” yang Bikin Kasus Rawat Inap di AS Melonjak
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoMembaca Arah Pariwisata 2026: Dimotori Gen Z, Ini 6 Tren Wisata yang Bakal Mendominasi
-
SAMARINDA3 hari agoMinggu Malam, Ustaz Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar di Penutupan Pekan Raya Kaltim 2026
-
NUSANTARA3 hari agoMemasuki 2026, Otorita IKN Tegaskan Arah Nusantara sebagai Ibu Kota Politik 2028

