PARIWARA
Conservation Camp 2024; Upaya Cetak Pengusaha Muda Kubar yang Peduli, Melindungi, dan Melestarikan Lingkungan
Lewat kegiatan Conservation Camp, Club Sahabat Bumi Borneo ingin anak muda Kubar tumbuh mengikuti perkembangan zaman. Menjadi pengusaha yang menggerakkan perokonomian daerah. Namun dengan tetap menjaga keberlangsungan lingkungan.
Club Sahabat Bumi Borneo yang berbasis di Kecamatan Bongan, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Baru saja menggelar acara kepemudaan yang seru dan isinya ‘daging’ semua.
Nama acaranya adalah Conservation Camp 2024 alias Kemah Konservasi. Berlangsung selama 4 hari, dari 29 Feburari-3 Maret 2024. Di Pemancingan Grace Barong Tongkok.
Kemping bukan sekadar kemping, di Conservation Camp 2024, para peserta diajak belajar banyak hal. Seperti pelatihan kewirausahaan, konservasi keanekaragaman hayati, SDGs, bela negara, aksi peduli sampah dan aksi penanaman Pohon. Dan karena pesertanya anak-anak muda, tentu di dalamnya banyak ice breaking seru hingga penampilan-penampilan seni.

Menurut Ketua Club Sahabat Bumi Borneo, Syahbandi Syahril, kemah ini mengambil tema “Membangun jiwa pemuda yang siap menghadapi perkembangan zaman melalui konservasi dan kewirausahaan” dengan selogan “Peduli, Lindungi, Lestarikan” serta motto “Bangkit, Bergerak, Maju”.
Tak hanya mengikuti, Syahril ingin para peserta bisa menjadi Duta Agen Perubahan yang akan bergerak melalui sekolahnya masing-masing.
“Nantinya mereka bisa mengembangkan kemampuan dirinya dan lingkungan sekitar. Tentang pentingnya menjaga alam, sosial dan ekonomi.”
“Harapan saya selaku ketua Club Sahabat Bumi Borneo semua peserta yang telah ditunjuk menjadi Duta Agen Perubahan bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. Serta bisa mengubah cara berpikir dirinya dan orang sekitarnya tentang pentingnya menjaga ekologi, sosial, dan ekonomi. Dan tentunya bisa menjadi contoh bagi teman sebayanya dalam aksi-aksi positif lainnya,” ungkapnya, Selasa, 5 Maret 2024.

Total seluruh peserta, pendamping, dan panitia pada acara ini berjumlah 95 orang. Partisipan datang dari SMKN 1 Bongan, SMAN 1 Long Iram, SMAN 1 Penyinggahan, SMAN 1 Jempang , SMAN 1 Sendawar, SMAN 2 Sendawar, SMAN 2 Linggang Bigung, dan SMK Kesehatan Kartini.
Kegiatan ini juga didukung oleh Konsersium sempekaat lestari, WWF-INDONESIA, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat, dan Bankaltimtara. Tak hanya itu, penyelenggara juga berkolaborasi dengan beberapa komunitas dan organisasi, seperti Kompad, Kelapeh, Pepelingasih Kubar, dan World Cleanup Day Kaltim. (dra)
-
PARIWARA5 hari agoGas Awal Tahun Nyaman Setahun Penuh, Trik Jitu Yamaha Kaltim Bawa Pulang Nmax Neo atau Aerox Alpha
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoEks Bandara Temindung “Hidup Lagi”, Dispar Kaltim Janjikan Agenda Kreatif Tiap Bulan
-
PARIWARA4 hari agoJadi Kado Spesial di Awal Tahun, Yamaha Resmi Jual Skutik Premium TMAX di Indonesia
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDrama ‘Prank’ Beasiswa S2 Eksekutif Berakhir, Pemprov Kaltim dan ITK Sepakat Lanjutkan Program Gratispol
-
PARIWARA3 hari ago50 Unit Yamaha TMAX Sold Out dalam Waktu 25 Menit di Program Order Online
-
SAMARINDA5 hari agoAkses Pedalaman Kaltim Terbuka Lagi, Bandara APT Pranoto Operasikan 6 Rute Perintis
-
PARIWARA2 hari agoYamaha YZF-R3/R25 Raih Penghargaan Internasional Prestisius di Jepang
-
KUKAR4 hari agoRefleksi Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, Seno Aji: Musuh Kita Bukan Lagi Penjajah, Tapi Disrupsi Teknologi

