BALIKPAPAN
DPRD Balikpapan Bahas Penguatan Perpustakaan sebagai Sarana Pembelajaran

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, melalui Komisi IV, mengadakan kajian mendalam terhadap Naskah Akademik tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (5/11/2024) di Hotel Gran Senyiur Balikpapan dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin.
Dalam diskusi ini, turut hadir berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk Tim Ahli dari Universitas Brawijaya, perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai organisasi masyarakat dan mahasiswa.
Kehadiran berbagai pihak ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang komprehensif dan memastikan bahwa pembahasan yang dilakukan dapat mencakup seluruh aspek penting dalam pengembangan perpustakaan di Kota Balikpapan.
Aminuddin menjelaskan, kajian terhadap penyelenggaraan perpustakaan ini penting dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat pengelolaan dan layanan perpustakaan di Balikpapan. Ia berharap perpustakaan dapat menjadi pusat informasi dan edukasi yang modern, inklusif, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan perpustakaan yang baik dapat berdampak positif terhadap tingkat literasi dan minat baca masyarakat, sekaligus mendukung terbentuknya masyarakat yang berwawasan luas dan siap menghadapi tantangan di era digital.
“Melalui kajian ini, kami berharap dapat terbentuk regulasi yang mampu mendorong literasi, meningkatkan minat baca, serta memperluas wawasan masyarakat Balikpapan. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menciptakan kota yang cerdas dan berpengetahuan luas,” ujar Aminuddin.
Hasil dari kajian ini nantinya akan menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan oleh pemerintah daerah dalam memajukan sektor perpustakaan.
Harapannya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang interaktif, edukatif, dan mendukung pengembangan diri masyarakat dari berbagai usia.
Dalam jangka panjang, regulasi yang akan disusun diharapkan dapat memfasilitasi pembangunan perpustakaan yang lebih representatif dan mengikuti perkembangan teknologi.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang nyaman dan menarik, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal.
Selain itu, perpustakaan juga diharapkan dapat berperan sebagai tempat berkumpulnya komunitas untuk berdiskusi, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan literasi.
Kajian ini merupakan langkah awal yang penting bagi Kota Balikpapan dalam memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan literasi.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, DPRD berharap perpustakaan akan semakin berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat dan membangun generasi yang lebih literat serta melek informasi di masa mendatang. (Man/am)
-
NUSANTARA2 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE2 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK2 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR1 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
NUSANTARA3 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar
-
BALIKPAPAN3 hari agoYamaha Gelar Pengundian Bombastis, Empat Pelanggan dari Balikpapan hingga Banjarbaru Bawa Pulang Motor

