OLAHRAGA
Hasil Liga 1: Arema FC 0-2 Borneo FC, Pesut Etam Kasih Paham Singo Edan
Borneo FC berhasil membalas kekalahan di final Piala Presiden lalu, dengan membungkam Arema FC dengan skor 2-0 di kandangnya sendiri. Pesut Etam raih poin sempurna di 2 laga tandang, sementara Singo Edan baru dapat 1 poin dari 2 laga kandang.
Pada babak pertama, Arema FC menerapkan cara yang sama seperti saat mereka menahan imbang di waktu normal final Piala Presiden 2024. Yakni dengan bermain reaktif; parkir bus solid dan mencari celah serangan lewat skema serangan balik.
Jalannya laga pun hampir sama, Pesut Etam menguasai bola, tapi Arema punya lebih banyak peluang matang. Perbedaannya kali ini Stefano Lilipaly cs bermain lebih sabar, tidak terlalu sering mengandalkan direct pass seperti pertemuan sebelumnya. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0.
Gol Christope Adalah Kunci
Babak kedua dimulai dengan cara bermain dan tempo yang serupa. Namun pada menit ke-53, Christope Nduwarugira mencetak gol debutnya di kompetisi resmi untuk Borneo FC.
Berawal dari situasi sepak pojok. Bola sepakan Stefano Lilipaly menjadi bola liar di kotak penalti Arema. Bola lalu mengarah ke Christope di sisi kiri gawang Arema, kapten Timnas Burundi yang berdiri tanpa pengawalan, dengan mudah menceploskan gol.
Gol itu mengubah segalanya. Arema FC yang mengincar kemenangan pertama di Liga 1, sekaligus kemenangan pertama di kandang, berubah bermain terbuka. Situasi saling serang terjadi. Kedua tim silih berganti menyerang, mendapatkan banyak peluang. Situasi ini yang diharapkan pelatih Borneo FC Pieter Huistra sejak awal. Banyaknya celah yang terbuka di ruang pertahanan Arema FC, membuat timnya bisa bergerak lebih luas. Tidak hanya mengeksploitasi sisi sayap saja.
Gol Terens Bawa Borneo FC Makin Tenang
Di menit ke-70, Terens Puhiri yang memang beramain bagus, akhirnya mencetak gol. Kei Hirose yang sering bergerak ke depan, mendapat bola di kotak penalti. Pemain Jepang lalu mengarahkan bola ke Terens yang berdiri di sisi kiri serangan timnya. Tanpa ampun, pemain dengan caps terbanyak di Borneo FC menaklukkan penjaga gawang Singo Edan.
Dan dasar sial bagi Arema FC, banyaknya peluang yang mereka dapat selalu berakhir dengan kegagalan. Selain karena kesigapan Nadeo Argawinata, bola juga 2 kali membentur mistar dan tiang gawang.
Makin mendekati akhir laga, pertandingan semakin memanas. Tapi pada akhirnya, Pasukan Samarinda mengalahkan Arema FC. Misi balas dendam terbayarkan.
Dengan hasil ini, Borneo FC Samarinda melalui 2 partai tandang dengan 2 kemenangan. Raihan 6 poin membuat mereka berbagi tempat di puncak klasemen dengan PSM Makassar. (dra)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBaru 9 Diakui dari 505 Komunitas, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus Percepat Status Masyarakat Adat
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPerangi DBD, Dinkes Kaltim Sebar 6.170 Dosis Vaksin Qdenga ke Daerah
-
PARIWARA4 hari agoIt’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago21.903 Mahasiswa Baru Kaltim Resmi Bebas UKT Lewat Gratispol, Tahun Depan Target Tembus 124 Ribu Penerima
-
PARIWARA2 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAwas Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Akhir Pekan Ini
-
BALIKPAPAN3 hari agoSoroti 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Wagub Kaltim: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Hak Pulang Selamat
-
SEPUTAR KALTIM14 jam agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa

