SEPUTAR KALTIM
Kesbangpol Kaltim Gelar Wadah Diskusi Jelang Pilkada 2024

Kesbangpol Kalitm menggelar wadah berdiskusi dalam rangka mewujudkan Kaltim yang kondusif jelang Pilkada 2024 yang dihadiri berbagai ormas dan parpol.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar acara silaturahmi yang dihadiri oleh berbagai Partai Politik (Parpol) dan Organisasi Masyarakat (Ormas).
Kegiatan ini berlangsung di Decafe Resto, Pastry and Bakery dan dihadiri oleh para peserta yang terdiri dari perwakilan parpol, dan ormas, di Kaltim pada Senin 7 Oktober 2024.
Tujuan dari kegiatan ini untuk membangun sinergi antara pemerintah, parpol, dan ormas dalam mewujudkan Kaltim yang lebih demokratis dan berkeadilan.
Sekretaris Kesbangpol, Kaltim Ahmad Firdaus Kurniawan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pertemuan ini penting sebagai wadah untuk berdiskusi dalam rangka mewujudkan Kaltim yang kondusif jelang Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang.
“Menjadi tugas kita bersama yakni pemerintah, partai politik, organisasi kemasyarakatan juga mitra-mitra terkait lainnya untuk menjaga konduksivitas daerah kita,” ujar Firdaus.
Topik lain yang menjadi pembahasan adalah upaya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat agar dapat menggunakan hak suaranya dalam pemilihan umum.
“Berkaca dari penyelenggaraan Pilkada serentak pada Kabupaten/Kota di Kaltim pada tahun 2020 silam, data mencatat pemilih yang menggunakan hak suaranya rata-rata hanya sekitar 61%. Bahkan, ada daerah yang hanya mencapai 57%. Tentu kita tidak ingin ini terulang kembali pada Pilkada November mendatang. Harus ada formula agar seluruh elemen dapat bersinergi untuk meningkatkan partisipasi pemilih terutama generasi muda,” imbuhnya.
Angkat Sejumlah Isu Penting
Pada diskusi ini juga membahas isu penting yang saat ini menjadi perhatian publik di Kaltim, di antaranya adalah tantangan di sektor pendidikan, perlindungan anak dan menurunnya keterwakilan perempuan di parlemen.
Selain itu, peserta juga membahas strategi untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan pemilih muda, termasuk melalui kegiatan sosialisasi, seminar, dan pelatihan.
Perlunya memberikan ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif, baik dalam kegiatan politik maupun dalam program-program sosial yang dapat meningkatkan kesadaran berkehidupan bernegara.
Di akhir pertemuan, semua peserta sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan bekerja sama demi kemajuan Kaltim.
“Semoga melalui silaturahmi ini, kita semua dapat berkolaborasi lebih erat untuk memajukan Kaltim. Bersama-sama, kita bisa mewujudkan daerah yang lebih baik, lebih demokratis, dan tentunya damai” pungkas Firdaus. (rw)
-
SAMARINDA3 hari agoSamarinda Menuju Usia 358 Tahun: Menelusuri Jejak Enam Kampung Purba dan Akar Sejarah Kota Mahakam
-
GAYA HIDUP5 hari agoAngka Pernikahan 2025 Naik Tipis, Tren ‘Enggan Nikah’ Mulai Melandai?
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBibit Siklon Tropis 97S Kepung Indonesia Bagian Selatan, Begini Prediksi Cuaca Kaltim Sepekan ke Depan
-
FEATURE5 hari agoFenomena AI di 2026: Jadi “Asisten Hidup” yang Memanjakan, atau Perangkap Ketergantungan?
-
BALIKPAPAN2 hari agoPendaftaran Balikpapan CSR Awards 2026 Dibuka, 8 Sektor Ini Jadi Prioritas Penilaian
-
BERITA3 hari agoPrakiraan Cuaca Sepekan: Bibit Siklon 97S Muncul, Wilayah Selatan Indonesia Waspada Hujan Ekstrem
-
FEATURE2 hari agoBukan Sekadar di Pinggir Sungai, Ini Filosofi Mendalam di Balik Julukan ‘Samarinda Kota Tepian’
-
POLITIK5 hari agoWacana Pilkada Lewat DPRD Kembali Mencuat: Yusril Anggap Konstitusional, DPR Belum Jadikan Prioritas

