OLAHRAGA
Kontribusi Minim, Borneo FC Pinjamkan Jelle Goselink ke Klub Peringkat Kedua Liga Kamboja
Borneo FC akhirnya mendapatkan klub baru untuk Jelle Goselink. Setelah pemain Belanda dicoret di putaran kedua untuk memberi tempat pada Wiljan Pluim. Jelle akan bergabung dengan klub peringkat kedua Liga Kamboja, Phnom Penh.
Setelah resmi dicoret dari daftar pemain Borneo FC Samarinda untuk Liga 1. Pemain asing Jelle Goselink masih ikut berlatih bersama rekan-rekannya di Samarinda. Usai penantian 3 minggu, manajemen akhirnya mendapatkan klub baru untuk Jelle yang masih memiliki kontrak bersama Pesut Etam.
Klub mengumumkan peminjaman Jelle ke Phnom Penh yang saat ini menempati peringkat kedua Liga Kamboja.
“Jadi laga Borneo FC kontra Dewa United di Stadion Segiri, menjadi aksi terakhir Jelle Goselink bersama kami musim ini.”
“Dia kami pinjamkan ke Phnom Pehn, karena klub Kamboja tersebut membutuhkan tenaga Jelle,” ujar asisten manajer Borneo FC, Farid Abubakar di laman resmi klub, Selasa.
Minim Kontribusi untuk Borneo FC
Kamis, 25 Mei 2023. Borneo FC Samarinda resmi mendaratkan Jelle Goselink. Pemain asing terakhir yang didatangkan, untuk melengkapi komposisi 5+1. Yang sebelumnya sudah diisi Kei Hirose, Matheus Pato, Leo Lelis, Silverio Silva, dan Win Naing Tun.
Pemain yang saat itu datang di usia 23 tahun, mendapat ekspektasi yang cukup tinggi. Ia diharapkan bisa menggantikan kontribusi ke permainan seperti Joni Bustos, yang memilih hengkang ke PSS.
Bahkan sempat ada wacana, pelatih Pieter Huistra akan menggeser Pato ke sayap, supaya Jelle mendapat tempat di pos penyerang tengah.
Jika melihat riwayat kariernya, Jelle Goselink adalah penyerang tengah, yang bisa bermain sebagai penyerang kiri, kanan, lubang, hingga gelandang serang. Tampak sangat menjanjikan.
Debutnya dimulai pada laga kedua kontra Bali United. Dia bermain selama 1 menit waktu normal. Pada laga berikutnya, menitnya bertambah jadi 45 menit. Lalu pada pekan keempat dan kelima, dia turun sebagai starter di pos penyerang utama. Menyusul kepergian Pato ke China.
Hasilnya, mengecewakan. Jelle yang lamban, tidak mampu memanfaatkan postur tubuhnya yang tinggi pada duel bola atas. Ini karena penempatan posisinya juga buruk. Ditambah eksekusinya yang kurang bagus. Dia lemah pada bola atas sekaligus bawah.
Selama berseragam orens Pesut Etam. Pria Belanda mencatatkan 9 kali penampilan, 7 di antaranya sebagai pemain pengganti. Mencatatkan 0 gol, 0 asis, dan 2 kartu kuning. Oh ya, Instagramnya juga sudah centang biru.
Meski begitu, klub tetap mengucapkan terima kasih atas upaya Jelle di Pesut Etam selama setengah musim ini.
“Yang pasti kami harus mengucapkan terima kasih kepada Jelle selama ia bergabung dengan Borneo FC. Terima kasih sudah menjadi bagian dari keluarga besar kami dan kami berharap dan mendoakan semoga Jelle sukses di tim barunya,” harap Farid. (dra)
-
PARIWARA5 hari agoTim Monster Energy Yamaha MotoGP Memasuki Era V4, Launching Livery 2026 di Indonesia
-
PARIWARA3 hari agoYamaha Anniversary 70 Tahun, Livery Ikonik Edisi Spesial Resmi Mengaspal !
-
PARIWARA2 hari agoGas Awal Tahun Nyaman Setahun Penuh, Trik Jitu Yamaha Kaltim Bawa Pulang Nmax Neo atau Aerox Alpha
-
PARIWARA3 hari agoMAX Special Livery & TMAX TECHMAX2026 Tampil MAXimal, Dapatkan Segera MAX Special Livery & TMAX TECHMAX Melalui Order Online
-
PARIWARA21 jam agoJadi Kado Spesial di Awal Tahun, Yamaha Resmi Jual Skutik Premium TMAX di Indonesia
-
SEPUTAR KALTIM9 jam agoDrama ‘Prank’ Beasiswa S2 Eksekutif Berakhir, Pemprov Kaltim dan ITK Sepakat Lanjutkan Program Gratispol
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoEks Bandara Temindung “Hidup Lagi”, Dispar Kaltim Janjikan Agenda Kreatif Tiap Bulan
-
SAMARINDA1 hari agoAkses Pedalaman Kaltim Terbuka Lagi, Bandara APT Pranoto Operasikan 6 Rute Perintis

