SAMARINDA
Lantik Dewas Perumdam, Andi Harun: Kalau Terlalu Akrab dengan Direksi, Lebih Baik Saya Ganti
Wali Kota Samarinda Andi Harun lantik Rita Damayanti jadi Dewas Perumdam Tirta Kencana. Ingatkan agar tetap kritis dan tidak terlalu akrab dengan direksi demi target kinerja
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan peringatan keras terkait independensi pengawas internal di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia meminta Dewan Pengawas (Dewas) tidak terjebak dalam hubungan yang terlalu “cair” dengan jajaran direksi hingga menumpulkan fungsi kontrol.
Penegasan itu Andi Harun sampaikan saat melantik Rita Damayanti sebagai Anggota Dewas Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Samarinda untuk sisa masa bakti 2024–2028 di Komplek Sekretariat TP PKK Samarinda, Rabu 7 Januari 2026.
Peran Penyidik
Andi Harun mengibaratkan fungsi Dewas layaknya seorang penyidik yang harus jeli melihat celah kesalahan atau ketidakefisienan, bukan sekadar stempel persetujuan kebijakan direksi.
“Dewan Pengawas itu tidak selalu menyenangkan, tapi pasti selalu diperlukan. Dewas itu seperti penyidik. Kalau akrab, akrab secara struktural masih bisa saya pahami. Tapi kalau keakraban itu menghilangkan daya kritis Dewas, lebih baik saya ganti,” tegas Andi Harun dalam arahannya.
Menurutnya, sikap kritis ini sangat perlu. Bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan menjaga perusahaan agar tetap tumbuh profesional dan tidak menyimpang dari aturan.
Tiga PR Besar dan Target Laba
Dalam pelantikan itu, turut hadir Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri dan Sekda Hero Mardanus tersebut, Andi Harun menitipkan tiga pekerjaan rumah (PR) utama kepada Rita Damayanti. Ketiganya adalah penurunan tingkat kehilangan air atau Non Revenue Water (NRW), kesehatan finansial perusahaan, dan peningkatan kualitas layanan.
Tak main-main, Wali Kota mematok target spesifik. Ia meminta NRW ditekan hingga di bawah 20 persen dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk deteksi kebocoran real-time.
Dari sisi finansial, Dewas harus mengawal target kenaikan laba bersih sebesar 20 hingga 30 persen. Strateginya adalah efisiensi biaya dan diversifikasi pendapatan dari sektor non-domestik atau industri, tanpa membebani masyarakat umum.
“Jika memungkinkan, lakukan kolaborasi perawatan secara lokal, ekspansi ke wilayah pinggiran dengan sumur bor bersama, dan targetkan cakupan layanan hingga 100 persen rumah tangga dalam waktu dua tahun,” cetusnya.
Ia juga menuntut standar layanan kelas wahid, dengan response time penanganan gangguan maksimal 30 menit dan tingkat kepuasan pelanggan di angka 95 persen.
Siap Kawal Kontrak Kinerja
Menanggapi instruksi tersebut, Rita Damayanti yang baru dilantik menyatakan kesiapannya. Ia menegaskan akan memposisikan diri sebagai mitra strategis yang kritis bagi direksi untuk memastikan target-target ambisius itu tercapai.
“Sesuai arahan Pak Wali, ada tiga pekerjaan rumah utama yang harus kita kawal, yaitu penurunan NRW, menjaga kesehatan keuangan, dan kualitas pelayanan air. Itu juga merupakan kontrak kinerja direksi, dan tugas kami adalah mengawasi pelaksanaannya,” ujar Rita.
Ia berjanji akan melakukan evaluasi secara ketat setiap bulan untuk memantau progres. Terutama di wilayah-wilayah yang distribusi airnya masih sering manjadi keluhan warga.
“Kami tetap bersinergi dengan direksi. Kita mengawasi, tapi juga menjadi partner agar target-target seperti NRW tercapai, laba tercapai, dan Perumdam tetap sehat seperti harapan Pak Wali,” pungkasnya. (ens)
-
PARIWARA4 hari agoGathering Team AEROX Hadir kembali, Ratusan Bikers dan Modifikasi AEROX Kepung Jalanan Kota Bandung dan Surabaya
-
PARIWARA3 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA3 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA2 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA16 jam agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SAMARINDA3 hari agoCetak Rekor di Kalimantan, Korem 091/ASN Raih Kartika Award sebagai Wilayah Bebas Korupsi

