Connect with us

OLAHRAGA

Lima Agenda Menanti Borneo FC pada November, Rotasi Pemain Jadi Tantangan Mauro Jeronimo

Published

on

Skuad Borneo FC Samarinda bersiap menghadapi rangkaian pertandingan sepanjang November 2026. Mauro Jeronimo menyiapkan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran tim di kompetisi domestik dan Asia. (Borneo FC TV)

November menjadi periode yang tidak ringan bagi Borneo FC Samarinda. Pesut Etam harus membagi konsentrasi antara kompetisi domestik dan turnamen antarklub Asia, sementara kekalahan dari PSIM Yogyakarta membuat tim juga perlu segera mengembalikan kepercayaan diri.

Berdasarkan jadwal kompetisi yang dipublikasikan, Borneo FC memiliki sejumlah pertandingan penting sepanjang bulan ini. Salah satunya adalah menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri, Sabtu 7 November 2026.

Setelah itu, Pesut Etam masih harus menghadapi Manila Digger FC di ajang ASEAN Club Championship Shopee Cup, kemudian melanjutkan pertandingan Super League melawan Isenmulang Kalteng FC, Persita Tangerang, dan Persik Kediri.

Rangkaian pertandingan tersebut membuat pengelolaan kebugaran dan kedalaman skuad menjadi perhatian penting bagi pelatih Mauro Jeronimo.

Bukan Hanya Kompetisi Domestik

Borneo FC tidak hanya berjuang di BRI Super League 2026/2027. Pesut Etam juga membawa nama Indonesia di kompetisi antarklub Asia.

Kondisi ini membuat tim harus menyiapkan strategi berbeda untuk menghadapi lawan dengan karakter permainan yang beragam. Selain taktik, perjalanan dan jarak antarlaga juga menjadi tantangan tersendiri.

Mauro sebelumnya telah mengingatkan bahwa November akan menjadi periode berat. Dalam keterangannya menjelang pertandingan melawan PSIM, ia menyebut Borneo FC berpotensi menjalani delapan pertandingan dalam satu bulan.

“Benar, di bulan November ini kita memiliki jadwal yang sangat padat. Tapi kita sudah mengantisipasi itu. Pemain juga harus siap, mentalnya harus siap, fisiknya harus siap,” kata Mauro dalam konferensi pers, Sabtu 31 Oktober 2026, dikutip dari detikKalimantan.

Ia juga menegaskan perlunya rotasi karena jumlah pertandingan yang harus dijalani tim cukup banyak.

Kekalahan dari PSIM Jadi Pekerjaan Tambahan

Di tengah agenda padat tersebut, Borneo FC baru saja kehilangan poin setelah kalah 1-2 dari PSIM Yogyakarta.

Hasil itu membuat Pesut Etam tidak punya banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan. Tim harus segera melakukan pemulihan dan mempersiapkan pertandingan berikutnya.

Rotasi pemain berpotensi menjadi bagian penting dari strategi Mauro. Namun, pergantian komposisi harus tetap mempertimbangkan kebutuhan taktik dan kesiapan masing-masing pemain.

Borneo FC juga membutuhkan kontribusi merata dari seluruh anggota skuad. Dengan jadwal yang rapat, tim tidak bisa hanya bergantung pada sejumlah pemain yang sama di setiap pertandingan.

Ujian terdekat adalah menghadapi PSM Makassar di Stadion Segiri pada 7 November. Setelah kehilangan poin di Bantul, laga kandang tersebut menjadi kesempatan bagi Pesut Etam untuk kembali meraih hasil positif di hadapan pendukungnya. (Am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER