SEPUTAR KALTIM
Lokakarya Penyusunan SOP untuk Dukung Percepatan ISPO Perusahaan Sawit Kaltim
Kegiatan lokakarya penyusunan SOP untuk ISPO dilakukan untuk meningkatkan kapasitas perusahaan kelapa sawit Kaltim untuk menerapkan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Konsep pembangunan perkebunan di Kalimantan Timur telah disepakati untuk menerapkan prinsip berkelanjutan.
Nah ternyata ada salah satu tantangan yang dihadapi dalam pembangunan Perkebunan. Yaitu tetang meningkatkan produksi namun tetap memperhatikan daya dukung, daya tampung lingkungan dan kelestariannya.
Pembangunan perkebunan di Kalimantan Timur juga harus merespon tuntutan pada level regional, nasional dan global untuk menurunkan emisi.
Dari setiap tahapan pembangunan Perkebunan, Provinsi Kalimantan Timur merupakan provinsi yang menempati urutan 6 atas luasan Perkebunan kelapa sawit di Indonesia dengan luasan 1,32 juta hektar,
“Namun sayangnya dari 303 PBS yang ada baru 111 PBS dan Koperasi yang ber ISPO (98 PBS dan 11 Koperasi) pada tahun 2023,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan, Ahmad Muzakkir, menghadiri acara Lokakarya Penyusunan SOP untuk Sertifikasi ISPO Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kaltim, yang digelar hari ini di Hotel Ibis, Jumat 8 Maret 2024.
Muzakkir mengatakan realitas ini masih jauh dari harapan regulasi Perpres 44 tahun 2020 dan Permentan 38 tahun 2020, yang mewajibkan Perusahaan kelapa sawit untuk menerapkan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Melalui lokakarya ini akan meningkatkan kapasitas perusahaan dalam menyusun SOP untuk ISPO dan mendukung percepatan ISPO di Kaltim.
Muzakkir menyatakan bahwa sertifikasi ISPO memberikan pengakuan atas komitmen perusahaan terhadap praktik berkelanjutan. Selain itu, hal ini juga dapat membuka akses pasar global bagi produk kelapa sawit Indonesia yang memenuhi standar keberlanjutan yang tinggi.
“Proses sertifikasi ISPO melibatkan verifikasi pihak ketiga untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar keberlanjutan dan bertanggung jawab yang ditetapkan oleh ISPO,” tambahnya. (rw)
-
NUSANTARA2 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE2 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK2 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR2 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
NUSANTARA3 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar
-
SEPUTAR KALTIM18 jam agoMediasi Kasus Dugaan Kelalaian Dokter RSUD AWS Buntu, Keluarga Pasien Tempuh Jalur Hukum

