SAMARINDA
Mobil Travel Samping Islamic Center Samarinda Bakal Pindah ke Taman Bebaya
Dishub Samarinda akan ‘merelokasi’ mobil warga dan travel yang biasa parkir di samping Islamic Center. Mereka akan dipindahkan ke Taman Bebaya per 1 Oktober mendatang.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda terus bersih-bersih parkir tepi jalan. Bagi warga Samarinda yang tidak punya lahan parkir. Ada opsi parkir berlangganan yang disediakan Dishub. Letaknya ada di beberapa titik di Kota Samarinda.
Begitu pula deretan mobil di Jalan Anggi, tepatnya di samping kawasan Islamic Center Samarinda. Yang terkenal dengan kawasan mobil travel. Jika melintas ke sana, tak jarang terlihat mobil-mobil travel terparkir di sepanjang jalan hingga menginap berhari-hari.
Opsi parkir berlangganan yang ditawarkan Dishub juga menuai protes dan dinilai tidak cukup efektif. Sementara lahan parkir di Samarinda juga kurang jika mereka tidak boleh parkir di Jalan Anggi. Setelah Dishub, pemilik mobil travel, dan juga masyarakat yang parkir mobil pribadi di sana duduk bareng, ketemu solusinya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Samarinda, Didi Zulyani menjelaskan kalau mobil para pemilik mobil travel dan mobil pribadi di Jalan Anggi akan dipindahkan ke Taman Bebaya.
Sebuah taman yang identik dengan rumah-rumahan berbentuk buah. Yang diresmikan pada November 2021 lalu. Letaknya di dekat Jembatan Mahakam Jalan Slamet Riyadi, Kota Samarinda. Taman baru sebagai daya tarik wisata. Yang terpantau tidak terlalu ramai.
“Jadi semua kendaraan yang parkir di Jalan Anggi dipindahkan ke Taman Bebaya. Keputusan kemarin seperti itu. Jadi 1 Oktober nanti, tidak ada lagi masyarakat atau travel yg parkir di Jalan Anggi jadi mereka sudah harus pindah ke Taman Bebaya,” jelas Didi pada Kamis 14 September 2023.
“Nanti kita silakan kepada mereka mau parkir berlangganan atau tidak, karena di sana tertutup dan terjaga,” tambahnya.
Karena dialihkan sebagai lahan parkir, portal di Taman Bebaya akan diaktifkan selama 24 jam. Sehingga lebih aman dan lebih efektif. Jadi ada lahan parkir yang terpusat dan tidak mengganggu lalu lintas.
Didi bilang, para pemilik mobil travel dan juga masyarakat sepakat atas keputusan ini. Juga telah diketahui oleh RT, lurah dan camat setempat. Namun, para pemilik mobil minta untuk tetap diizinkan untuk drop off di Jalan Anggi.
“Itu pasti tidak masalah yang penting tidak parkir,” pungkasnya. (ens/dra)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoBaru 9 Diakui dari 505 Komunitas, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus Percepat Status Masyarakat Adat
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPerangi DBD, Dinkes Kaltim Sebar 6.170 Dosis Vaksin Qdenga ke Daerah
-
PARIWARA5 hari agoYamaha YZF-R3/R25 Raih Penghargaan Internasional Prestisius di Jepang
-
PARIWARA3 hari agoIt’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoTembus 17 Miliar Transaksi, Pengguna QRIS di Indonesia Capai 60 Juta Orang
-
SEPUTAR KALTIM3 hari ago21.903 Mahasiswa Baru Kaltim Resmi Bebas UKT Lewat Gratispol, Tahun Depan Target Tembus 124 Ribu Penerima
-
PARIWARA23 jam agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAwas Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Akhir Pekan Ini

