SEPUTAR KALTIM
Mr Four, Pesut Dewasa Kaltim Ditemukan Mati
Pesut Mahakam yang Bernama Mr. Four ditemukan mati beberapa waktu lalu. Untuk mengenang kepergian Pesut Mahakam ini, yuk kenali fakta-fakta seputar Pesut Mahakam.
Beberapa waktu lalu, seekor Pesut Mahakam dewasa jantan yang telah dikenal sebagai Mr. Four ditemukan mati.
Pengenalan identitasnya berdasarakan catatan yang tercatat sejak tahun 1999 melalui foto-identifikasi sirip punggungnya menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam penelitian dan pelestarian spesies langka ini.
Dalam evakuasi Mr Four yang dilakukan oleh Tim Satker BPSPL Pontianak dan BKSDA Kaltim mengisyaratkan keseriusan dalam upaya pelestarian.
Saat ini, tim BKSDA Kaltim sedang melakukan nekropsi dan analisis laboratorium untuk mengetahui penyebab kematian Mr. Four, sebuah proses yang menyoroti urgensi perlindungan bagi pesut Mahakam.
Kematian Mr Four bukan hanya kehilangan satu individu, tetapi juga sebuah pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian pesut Mahakam.
Untuk itu, yuk mengenal 3 fakta seputar Pesut Mahakam.
1. Penghuni Asli Sungai Mahakam
Lumba-lumba air tawar ini merupakan ‘penghuni’ asli perairan Sungai Mahakam. Namun meski menjadi hewan ikon sungai terbesar di Kalimantan Timur, pesut mahakam juga dapat ditemukan di beberapa tempat lain.
Pesut ini bisa ditemukan di perairan Danau Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Danau Semayang dan Danau Melintang, Kabupaten Kutai Kartanegara.
2. Ciri-ciri Fisik Unik Pesut Mahakam
Pesut Mahakam ini memiliki ciri fisik yang unik, lho. Bentuk kepalanya bulat dan matanya kecil.
Untuk tubuhnya berwarna abu-abu polos dengan gradasi abu muda sampai tua tanpa motif.
Pesut ini mempunyai panjang berkisar 1,5 sampai 2,8 meter dengan berat badan antara 114 kilogram sampai 133 kilogram. Sirip punggungnya kecil dan berbentuk bundar dengan posisi di belakang pertengahan punggung.
Enggak hanya itu saja, sirip dadanya juga lebar dan membulat, dahinya bundar, dan tak memiliki moncong seperti lumba-lumba pada umumnya.
3. Terancam Punah
Sama halnya dengan spesies lumba-lumba lain, pesut mahakam juga tinggal berkelompok, dengan berisi antara tiga sampai enam dalam satu kelompok.
Masyarakat dapat menyaksikan banyak pesut berenang bersama.Hal tersebut dimanfaatkan sebagai potensi wisata untuk menarik wisatawan.
Sayangnya, populasi pesut Mahakam tinggal 80 ekor saja di perairan sungai-sungai Kalimantan dan menempati urutan tertinggi sebagai daftar satwa Indonesia yang terancam punah. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPeran ASN Makin Krusial, Gubernur Kaltim Soroti Pentingnya Jabatan Fungsional
-
BALIKPAPAN2 hari agoEfisiensi Anggaran Pangkas Reses dan Dialog Warga DPRD Balikpapan
-
POLITIK2 hari agoParipurna DPRD Kaltim Sepakati Hak Angket, 6 Fraksi Setuju dan Sorotan Isu KKN Pemprov
-
NUSANTARA2 hari agoMenuju Satu Dekade Yamaha AEROX, Gathering Team AEROX Hadir kembali dan Buka Keseruan Perdana di Bandung
-
BALIKPAPAN2 hari agoSolar Subsidi Langka, Ratusan Sopir Truk dan Mahasiswa Datangi DPRD Balikpapan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSuara dari Jalanan di Depan Gedung Dewan, Mahasiswa Kaltim Desak Hak Angket Segera Diputuskan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSeleksi Paskibraka Kaltim 2026 Dimulai, Ketat dan Tanpa Titipan
-
OLAHRAGA3 hari agoBola Gembira Warnai Samarinda, Euforia Piala Dunia 2026 Mulai Terasa di Kaltim

