SEPUTAR KALTIM
Muhammad Darlis: Teknologi Tak Boleh Menggeser Kecintaan terhadap Tanah Air

Dengan teknologi yang semakin canggih, akses untuk mengenal dunia internasional semakin mudah. Anggota DPRD Kaltim Muhammad Darlis berpesan kepada masyarakat, bahwa adanya teknologi tidak boleh sampai menggeser rasa cinta terhadap Tanah Air Indonesia.
Sejak perkembangan teknologi internet yang dilanjutkan masifnya perkembangan media sosial, masyarakat antardaerah bahkan antarnegara kini semakin mudah dalam berkomunikasi dan bertukar informasi. Kemudahan akses tersebut membuat kehidupan saat ini menjadi seolah tanpa batas.
Dengan begitu, keluar masuk dan pertukaran kebudayaan antar daerah bahkan antar negara pun kini semakin mudah. Sehingga masyarakat Indonesia dapat mengenal lebih banyak kebudayaan dari luar dan sebaliknya.
Pada sisi lain, dikhawatirkan adanya degradasi kebudayaan dan rasa cinta terhadap Tanah Air, karena banyak yang justru mengenal kebudayaan luar ketimbang kebudayaan lokal. Bahkan semakin banyak anak-anak yang tidak kenal dengan nilai-nilai kebangsaan.
Pakai Teknologi dengan Bijak
Muhammad Darlis berpesan kepada masyarakat, bahwa teknologi tidak boleh menggeser kecintaan terhadap Tanah Air. Meskipun saat ini sudah memasuki dunia internasional dengan kemudahan aksesnya.
“Jarak antarnegara kan sudah tidak ada lagi, tetapi kita tidak boleh lupa dengan Tanah Air. Jangan sampai dengan adanya teknologi informasi sehingga sekat negara hilang eh rasa cinta juga menjadi hilang itu tidak boleh terjadi masyarakat,” kata Darlis belum lama ini.
Termasuk kepada para orang tua agar mendidik anak-anak dengan baik dan mampu mempertahankan ada adat istiadat yang kita punya. Anak-anak muda yang ikut memelihara budaya menurut Darlis juga merupakan bentuk cinta Tanah Air.
Ada nilai-nilai tertentu yang harus dipertahankan oleh masyarakat Kaltim bahkan Indonesia, baik itu nilai-nilai kebudayaan, kesopanan, adat istiadat, moral, dan lain sebagainya yang menjadi identitas dari bangsa Indonesia.
“Nilai-nilai itu tidak boleh hilang. Harus dipertahankan,” pungkasnya. (adv/ens/fth)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari ago17 Ribu Pengaduan Masuk ke OJK, Pinjol Ilegal Masih Jadi Kasus Terbanyak
-
PARIWARA2 hari agoPariwisata Kaltim Tak Cukup Andalkan Destinasi, Kolaborasi Jadi Penentu Keberhasilan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKorban Penipuan Jangan Menunggu, Segera Lapor ke Indonesia Anti-Scam Centre
-
BALIKPAPAN5 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SAMARINDA4 hari agoDarlis Pattalongi Ajak Masyarakat Kawal Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoRudy Mas’ud Lantik 110 ASN, Sejumlah Kepala OPD Pemprov Kaltim Berganti
-
SAMARINDA1 hari agoClassy Ride & Chill Wadah Pecinta Yamaha Fazzio & Filano Ramaikan Samarinda dan Bontang, Hadirkan Gaya Berkendara Berkelas
-
PARIWARA18 jam agoGrand Filano Racing Look Jadi Tren Baru, Modifikasi Classy Yamaha Makin Digandrungi Gen Z

