OLAHRAGA
Pemain Borneo FC dengan Menit Bermain Paling Banyak Musim Ini
Total 22 pemain Borneo FC sudah merasakan menit bermain di Liga 1 musim ini. Ada yang selalu bermain, ada yang kadang-kadang. Bahkan dari 6 pemain asing, tidak satupun yang masuk dalam daftar 5 besar. Bagaimana dengan Nadeo, Terens, dan Sihran?
Meski terkesan jarang merotasi pemainnya. Pelatih Borneo FC Samarinda Pieter Huistra tercatat sudah menurunkan 22 pemainnya. Jika Pato dihitung, jadinya 23. Dari total skuat aktif saat ini berjumlah 30 pemain.
Sebanyak 7 pemain tercatat selalu bermain dalam 11 laga musim ini. Tanpa perlu berpanjang lebar, berikut daftar lengkapnya.
Pemain Borneo FC dengan 800-900 Menit Bermain
1. Nadeo Argawinata
Si anak hilang kembali ke Borneo FC dan langsung menjadi kiper utama. Sejak laga pertama sampai pertandingan terakhir kontra Persebaya kemarin. Nadeo selalu bermain dan mencatatkan 990 menit. Tidak ada pemain lain yang memiliki menit bermain lebih banyak dari eks Bali United. Dari 11 laga, Nadeo kebobolan 12 kali, clean sheets 2 kali, mendapat 1 kartu kuning, dan melakukan 37 kali penyelamatan.
2. Fajar Fathur Rahman
Fajar sedianya dimainkan untuk mengisi slot pemain U-23 dalam starting. Namun perannya ternyata lebih besar dari itu. Jika tidak cedera, tampaknya pemain 21 tahun itu tak akan pernah tergantikan seperti Nadeo.
Dari 11 laga, Fajar bermain 11 kali, mencatat 966 menit bermain. Pemain bernomor punggung 56 itu membuat 1 asis, 37 tekel, 46 intersep, 22 clearances.
3. Stefano Lilipaly
Stefano memainkan peran super vital musim ini. Sehingga dia selalu dimainkan oleh Pieter Huistra. Dari 11 laga, Fano selalu menjadi starter. Mencatat 961 menit, 5 gol, 6 asis, 2 kartu kuning. Melepas 21 shots, 12 di antaranya tepat sasaran. Atas performa konsistennya, Fano kembali mendapat pemanggilan Timnas Indonesia. Bersama 6 rekannya di Pesut Etam.
4. Diego Michiels
Il Capitano juga masuk daftar pemain yang selalu menjadi starter. Menariknya, sebagian besar posisi yang ia tempati adalah bek kiri. Padahal aslinya dia adalah bek kanan dan bek tengah kanan.
Total ia bermain 11 kali, 901 menit, 1 gol, 3 kartu kuning, 18 tekel, 43 intersep, dan 23 clearance.
5. Terens Puhiri
Belakangan namanya mendapat sorotan besar dari para penggemar. Karena dianggap menurun. Terens selalu bermain, bahkan menjadi starter dalam 11 laga. Total ia bermain selama 837 menit. Membuat 5 shots, 3 tepat sasaran, 1 gol, 1 asis, dan 2 kartu kuning.
Di Luar 5 Besar
12. Win Naing Tun
Para suporter sangat ingin melihat Win bermain lebih sering. Dari 11 laga, dia 10 kali masuk daftar pemain yang berlaga, 7 kali di antaranya bermain. Namun kebanyakan dari bangku cadangan.
Dari 7 laga itu, Win mencatatkan 315 menit bermain. Belum menorehkan gol ataupun asis. Membuat 3 tembakan, 1 di antaranya tepat sasaran.
20. Messi Sihran
Sihran berada di urutan ke-20. Padahal dia terlibat dalam 8 pertandingan karena selalu turun dari bangku cadangan. Tepatnya di akhir-akhir laga. Winger lincah itu baru mencatat 74 menit. Dengan kata lain, menit yang ia kumpulkan dari 8 laga itu belum menyamai durasi 2 babak sepak bola.
Sihran membuat 2 shots, semuanya tepat sasaran. Namun belum membuat gol maupun asis. (dra)
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSinyal Positif Pertanian Kaltim, Produksi Padi 2025 Naik Tembus 270 Ribu Ton
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
BALIKPAPAN2 hari agoSasar 14 Sekolah di Balikpapan-PPU, JNE dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Ratusan Siswa Yatim Dhuafa
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoRealisasi ‘Gratispol’ Religi, 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim Terbang Gratis ke Tanah Suci
-
PARIWARA2 hari agoTampil di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
-
PARIWARA13 jam agoYamaha Gebrak Maksimal di Panggung IIMS 2026, Pamerkan Model Terbaru dan Rayakan Momen Istimewa
-
SAMARINDA5 hari agoRamaikan Islamic Center di Malam Nisfu Sya’ban, Ribuan Warga Samarinda Diajak Bersihkan Hati Jelang Ramadan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKemiskinan di Kaltim Naik Tipis per September 2025, Beras dan Rokok Jadi Pemicu Utama

