Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Petugas Layanan Dukungan Psikososial Miliki Peran Penting

Diterbitkan

pada

Acara Peningkatan Kapasitas Petugas Layanan Dukungan Psikososial tahun 2024 di Coconut Beach Samboja beberapa waktu lalu. (Diskominfo Kaltim)

LDP atau Layanan Dukungan Psikososial merupakan sebuah tindakan yang dilakukan sukarela. Untuk itu para petugas LDP memiliki peran penting dalam mengembalikan seorang individu maupun kelompok yang terdampak bencana agar kembali normal.

Petugas Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dianggap penting memahami makna sesungguhnya terkait layanan dukungan psikososial.

LDP merupakan tindakan atau bantuan yang diberikan secara sukarela oleh seorang kepada orang lain terkait masalah psikis dan sosial.

“Tujuannya mengembalikan individu, keluarga, atau kelompok pasca kejadian bencana sehingga menjadi normal kembali. Jangan sampai masuk fase yang harus mendapatkan pelayanan medis karena kejiwaannya terganggu,” ujar Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, saat menjadi narasumber pada acara Peningkatan Kapasitas Petugas Layanan Dukungan Psikososial tahun 2024 di Coconut Beach Samboja beberapa waktu lalu.

Baca juga:   Tim PPDB SMA Kaltim: Jangan Coba-Coba Daftar Pakai Dokumen Palsu!

Andi melanjutkan bahwa petugas perlu mengetahui ilmunya agar pelayanan yang diberikan efektif, ditandai dengan bangkitnya kembali semangat entitas yang menjadi korban bencana.

Ia juga mengatakan bahwa jangan sampai petugas juga menghadapi masalah psikososial karena tidak menguasai ilmu dalam memberikan layanan dukungan psikososial bagi korban bencana.

LDP bukan terapi psikologi atau psikiatrik dan bukan pula terapi bagi penderita gangguan jiwa. Peran petugas adalah untuk membangkitkan semangat korban bencana, bukan mengajak mereka melupakan kejadian tersebut.

LDP merupakan tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi salah satu dari tiga kebutuhan dasar korban bencana, yakni penyediaan logistik, pengungsian, dan LDP itu sendiri.

Sasaran pelayanan ini mencakup bayi, balita dan anak, ibu mengandung dan menyusui, penyandang disabilitas, dan orang lanjut usia.

Baca juga:   DPKH Kaltim Lakukan Optimalisasi Reproduksi untuk Penuhi Kebutuhan Daging

“Terpenting yang harus dipahami adalah memberikan pelayanan dengan ketulusan hati untuk membantu penyintas atau mereka yang sedang susah. Pelayanan yang diberikan dengan kesungguhan akan memberikan hasil yang berbeda,” tutupnya. (rw)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.