SEPUTAR KALTIM
Pujian dan Saran di HUT Isran
Tanggal 20 September kemarin, Gubernur Kaltim Isran Noor genap berusia 65 tahun. Tiga tokoh ini, lantas memberi pujian sekaligus saran untuk Isran.
Barangkali, usia 65 tahun bagi Gubernur Isran Noor hanyalah sekumpulan angka saja. Karena di usia yang tergolong senja. Nyatanya eks Bupati Kutim itu masih tampak energik dan prima. Gesit, dan tentu saja lucu.
Nah, dalam kesempatan yang berbahagia bagi sang gubernur. Kaltim Faktual mengumpulkan beberapa pernyataan untuk Isran. Spesifiknya, pujian dan saran.
Tokoh pertama yang bersedia menjawab pertanyaan kami adalah Syafruddin Pernyata. Menurut pria yang menyandang sematan sastrawan, budayawan, dan dosen Universitas Kehidupan itu. Isran adalah sosok yang teguh pada kebenaran yang dianutnya.
“Beliau teguh pada pendirian. Sepanjang diyakini itu baik dan benar,” puji Syafruddin Pernyata, Selasa.
Untuk saran, Es Pe –sapaannya– berharap di sisa masa jabatannya. Isran dapat membenahi infrastruktur jalan trans Kaltim. Karena itu merupakan denyut nadi perekonomian masyarakat Kaltim.
“Memuluskan jalan ke tiga penjuru. Yakni ke selatan (Paser), barat (Mahulu-Kubar), dan utara (Berau),” sarannya.
Beralih ke tokoh kedua. Yakni Yustinus Sapto Hardjanto. Pemerhati sungai dan lingkungan hidup itu. Memuji Isran sebagai sosok yang tidak gemar beretorika. Komentar-komentarnya, langsung ke inti permasalahan. Baik dijawab lugas, ataupun melalui ‘jokes’ singkat yang harus dipecahkan bersama.
“Pujiannya, dia (orang yang) terus terang. Enggak suka basa-basi,” kata Yustinus.
Untuk saran, tentu tak jauh-jauh dari hal yang Yustinus perhatikan.
“Pemerintah Provinsi Kaltim mau membantu Pemkot Samarinda untuk membeli lahan. Untuk kolam retensi yang terhubung dengan Sungai Karang Mumus.”
“Juga, jangan kasih uang untuk keruk sungai,” lanjutnya dibarengi ekspresi tawa.
“Soalnya ndak lama habis dikeruk, bakal dangkal lagi,” pungkasnya.
Tokoh pamungkas, adalah pemerhati kebijakan dan hukum, Herdiansyah Hamzah. Meski kerap memberi kritik pedas pada pemerintahan. Akademisi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman ini tetap bersedia memberi pujian pada Isran.
Nyaris sama dengan Yustinus. Yakni perihal permainan kata yang kerap dilontarkan sang gubernur. Secara eksplisit, Castro –sapaannya– menyukai gaya Isran ketika mengomentari isu penting dengan teka-teki.
“Tidak jarang Pak Isran keseleo lidah. Melontarkan kata-kata lucu yang sama sekali tidak lucu.”
Sebentar, jangan salah paham dulu. Itu baru kalimat pembuka dari Castro. Lanjutannya begini, “(Lelucon itu) secara tidak sadar justru mengaktifkan nalar kritis warganya. Untuk mengkritik pribadi dan kebijakannya.”
Belum nampak seperti pujian? Sabar, belum selesai.
“Itu hal yang bagus. Yang tidak banyak disadari oleh kita.”
Tuh kan, benar bahwa Castro sedang memuji gaya bahasa Isran. Konteksnya begini. Lebih banyak pemimpin daerah yang senang bersembunyi di balik kata-kata teratur, manis, dan terstruktur. Untuk menjelaskan suatu perkara dengan potensi pelintiran yang kecil.
Namun Isran, justru kerap membuat warganya bertanya-tanya. Dari celetukan yang kerap tak masuk akal. Masyarakat justru akan menggali lebih dalam mengenai suatu isu. Lalu mengartikan perkataan Isran. Kalau istilah sekarangnya, Isran membuat warga Kaltim tabayun dulu sebelum mengkritisi. Dan tentu, membuat masyarakat Bumi Etam jadi lebih kritis. Ketimbang reaksi ketika disuapi kata-kata normatif.
Lanjut ke saran untuk Isran. Kali ini, Castro singkat saja. Namun masih berkaitan dengan pujiannya.
“Tapi Pak Isran tidak boleh tebal telinga. Ia harus belajar mendengar kritik serta keluhan warganya. Sekaligus memberikannya jawaban yang konkret,” tuntas Castro.
Pada akhirnya, Dirgahayu, Pak Isran. Semoga sehat selalu. Dan mampu menyelesaikan visi misi serta janji politik saat kampanye dulu. Pak Isran Sehat, Kaltim berdaulat. Insyaallah. (DRA)

-
VIRAL3 hari agoSalam Tiga Jari Viral di Indonesia, Berawal dari Film The Hunger Games hingga Jadi Simbol Perlawanan
-
OLAHRAGA5 hari agoPorprov Kaltim 2026 Mulai Digelar, 8.709 Atlet dari 10 Daerah Siap Berebut Medali
-
OLAHRAGA4 hari agoPorwada IV Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan, 10 Cabor Siap Dipertandingkan
-
PARIWARA5 hari agoYamaha Rangkul Kicau Mania, GEAR ULTIMA Tampil Spesial di Umi Kasum Cup VI
-
OLAHRAGA4 hari agoCetak Gol ke Gawang PSIM, Asgal Habib Bisa Jadi Opsi Penting di Lini Depan Borneo FC
-
SAMARINDA4 hari agoTiga Direktur Perumda Varia Niaga Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi Batu Bara Rp30,97 Miliar
-
NUSANTARA3 hari agoEks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Jenderal Ditahan
-
SAMARINDA4 hari agoAndi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,9 Miliar, Pemkot Siapkan Evaluasi

