PARIWARA
Sukmawati Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Rakyat Desa Tempakan Batu Engau Paser
Anggota DPRD Kaltim Sukmawati tidak bosan menyampaikan wawasan kebangsaan kepada rakyat di dapilnya. Baginya, butir 4 konsensus kebangsaan itu perlu dipahami oleh masyarakat.
Selama 3 hari, mulai 16 -18 Maret 2024 seluruh anggota DPRD Kaltim Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke – 3 tahun ini. Anggota DPRD Kaltim dapil PPU-Paser, Sukmawati turut melaksanakannya. Kali ini, ia kembali menyambangi warganya dan menggelar kegiatan tersebut di Desa Tempakan Kecamatan Batu Engau Kab. Paser, Minggu 17 Maret 2024.
Dalam agenda itu Sukmawati dibantu oleh seorang Pensiunan PNS, yang sekarang merupakan Guru PKN di SMK PGRI 2 Tanah Grogot Syahruddin Yahya. Juga seorang Pensiunan PNS Haris Fadhilah. Dimoderatori oleh Fauzi.
Antusias masyarakat Desa Tempakan sangat luar biasa. Meski dilaksanakan saat menjalankan puasa bulan Ramadan, tak menyurutkan mereka menghadiri acara, hingga terdapat sekitar 90-lebih orang. Mulai dari dewasa, orang tua, hingga remaja. Tapi paling banyak kalangan orang tua.
Dalam kesempatan tersebut, Sukmawati menanamkan nilai nasionalisme. Ia juga menyampaikan pesan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan kesopanan pada zaman dahulu yang melekat dan masih harus diterapkan.
Ia berpesan, pentingnya pendidikan karakter untuk anak-anak. Tak hanya di sekolah, namun juga dari lingkungan rumah dan keluarga. Hal ini harus disadari oleh para orang tua.
“Untuk menjadi warga negara yang baik. Masyarakat harus memiliki wawasan kebangsaan yang juga baik,” jelasnya.
Adapun keempat konsensus kebangsaan itu terdiri atas Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, kemudian UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara. Lalu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai Bentuk Negara, juga Semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.
Itu untuk penguatan pendidikan karakter. Agar identitas dan nilai-nilai bangksa kita tidak tergerus dengan perkembangan zaman. Seperti hormat kepada orang tua, berperilaku sopan, juga menyayangi yang lebih muda.
“Dari sini kita berharap kepada para orang tua, agar bisa memberikan arahan pendidikan di rumah. Tidak hanya di sekolah, tapi juga dimulai dari rumah,” harapnya. (adv/lim)
-
PARIWARA4 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA4 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA3 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SAMARINDA2 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSetahun Rudy-Seno Memimpin Kaltim, Mengupas Realita Birokrasi di Balik Ambisi ‘Gratispol’

