OLAHRAGA
Daftar Nomor Punggung Borneo FC yang Sering Menganggur
Dari 1-30, ada 11 nomor punggung Borneo FC yang jarang dipakai. Bahkan ada 4 nomor yang hanya dipakai 1 pemain saja dan kini menganggur. Berikut daftarnya.
Nomor punggung bukanlah sekadar angka yang tertempel di jersey pesepakbola. Angka itu memiliki makna, sejarah, bahkan kadang berbau kepercayaan oleh sejumlah pemain.
Di beberapa kasus, nomor punggung adalah identitas dari seorang pemain. Misalnya nomor 7, angka ini identik sekali dengan Cristiano Ronaldo. Begitu juga dengan nomor 10 untuk Lionel Messi di era sepak bola modern.
Kaltim Faktual tertarik mendata nomor punggung pemain Borneo FC dari masa ke masa. Dalam daftar ini, hanya nomor 1-30 alias angka kecil saja yang didata. Yang terpakai pada musim 2016/17, 2017/18, 2018/19, 2019/20, 2020/21, 2022/23, dan 2023/24.
Setelah mengulik, ada hal menarik. Yakni beberapa nomor ternyata jarang dipakai oleh skuat Pesut Etam.
Nomor Punggung yang Lama Menganggur di Borneo FC
2
Nomor 2 pada sepak bola identik dengan pemain belakang. Baik bek tengah maupun bek kanan. Beberapa pemain besar yang memakai angka ini di antaranya Gerry Neville, Ivan Cordova, dan Cafu.
Menariknya, di Borneo FC, nomor ini hanya sekali terpakai. Yakni pada musim 2018/19 sampai 2019/20 oleh pemain muda Aljufri Daud. Setelah itu tidak ada lagi. Termasuk pada musim ini.
3
Masih ingat dengan Roberto Carlos, Ashley Cole, hingga Paulo Maldini? Yaps, nomor 3 kerap tertera pada jersey pemain berposisi bek kiri. Di Pesut Etam, hanya Ucok Yahya yang pernah memakainya. Yakni pada musim 2021/22. Kenapa nomor 2 dan 3 sepi peminat ya?
5
Pada mulanya, penomoran pemain itu berurut. Satu untuk kiper, 2 bek kanan, 3 bek kiri, 4 dan 5 bek tengah. Beberapa nama besar yang identik dengan nomor 5 adalah Carles Puyol, Fabio Cannavaro, dan Franz Beckenbauer. Sementara di Borneo, tercatat hanya Yamashita 16/17, dan Julio Cesar 22/23 yang pernah memakainya.
6
Nomor yang identik dengan gelandang. Pemain yang terkenal dengan nomor enamnya adalah Xavi Hernandes. Di Borneo FC, Yakni Asri Akbar pernah memakinya pada musim 2016/17. Setelah itu, menganggur cukup lama, dan baru kembali terpakai pada musim 2021/22 oleh Indra Mustafa 21/22. Kini, nomor tersebut dipakai oleh Silverio Silva.
Dua pemain terakhir berposisi sebagai bek tengah. Kenapa memakai 6? Bukan 5 atau 2? Nah, ternyata berdasar sejarah. Nomor 6 dulunya pernah identik dengan bek tengah juga. Sebelum populer sebagai nomor khasnya gelandang tengah.
11
Ryan Giggs, Drogba, dan Neymar – oke, Martial. Adalah beberapa nama besar yang mempopulerkan nomor punggung 11. Di Borneo, nomor ini pernah dipakai oleh direktur utama saat ini, Ponaryo Astaman pada musim 2015/16 dan 2016/17. Setelah pensiun, Titus Bonai mewarisinya pada musim 2017/18. Pemakai terakhir adalah Rifal Lastori pada musim 2018/19. Dan menganggur sampai saat ini.
16
Ini juga masuk daftar nomor yang paling jarang dipakai di Pesut Etam. Hanya Doddy Alfayed 2018/19 yang pernah memakainya. Setelah itu tidak ada yang tertarik lagi.
21
Yang pertama memakainya adalah Gianluca Pandeynuwu pada 2017/18. Kemudian berganti ke Rahmanuddin (18/19), dan Pualam Bahari (20/21). Tiga-tiganya adalah kiper.
25
Febri Hamzah pernah memakainya pada musim 17/18. Setelah itu menganggur sangat lama. Baru pada musim ini, nomor 25 memiliki tuan lagi. Yakni Nadeo Argawinata.
26
Nomor ini juga tidak populer di tim Samarinda. Tercatat hanya 2 pemain yang pernah mengenakannya. Semua pemain muda pula. Yakni Ilhamsyah (18/19), dan Ridzjar Nurfiat (23/24).
29 dan 30
Entah kenapa, nomor 29 hanya sekali dipakai oleh Ahmad Surahman (21/22). Sementara nomor punggung 30 dipakai oleh Ahmad Maulana (17/18). Apakah dua nomor ini tidak terlalu menarik bagi pesepakbola? (dra)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoQRIS Meledak di Kaltim! Pengguna Tembus 859 Ribu, Uang Rp2,9 Triliun Mengalir ke Bank
-
PARIWARA3 hari agoClassy Fun Day Experience: Performa Skutik Classy Yamaha Sukses Buktikan Keunggulannya di Jalur Pegunungan
-
KUTIM3 hari agoRatusan Jiwa Terdampak Kebakaran Batu Timbau
-
BALIKPAPAN4 hari agoKomisi I Terima Laporan Harga LPG 3 Kg Melonjak di Balikpapan Saat Ramadan
-
SAMARINDA3 hari agoCurigai Indikasi Mark Up, ARUKKI Laporkan Sewa Land Rover Defender Pemkot Samarinda ke Kejaksaan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoHarga BBM 1 April 2026 Tidak Naik, Pemerintah Pastikan Stok Aman dan Masyarakat Tak Perlu Panik
-
SAMARINDA1 hari agoDari Akses Terbatas Menuju Harapan Baru, Jembatan Garuda Hadir di Pampang
-
NUSANTARA1 hari agoASN Kini Bisa WFH Setiap Jumat, Langkah Baru Menuju Birokrasi Modern dan Hemat Energi

