OLAHRAGA
Kembali Latihan, Borneo FC Tatap Serius Laga Kontra PSM
Libur telah usai, Borneo FC kembali menggelar latihan reguler pada Kamis sore. Selain untuk memastikan kebugaran tetap aman, latihan ini juga sebagai persiapan melawan PSM pekan depan.
Tim pelatih Borneo FC Samarinda hanya meliburkan pemainnya satu minggu, di jeda transfer kali ini. Libur itu diberikan untuk memberi suasana berbeda pada pemain, menjelang akhir kompetisi dan Championship Series.
Pada Kamis, 21 Maret 2024 sore, para pemain sudah terlihat berlatih di Training Center Borneo FC di Samarinda. Mereka berlatih sejak jam 4.15 sampai jam 17.15. Durasi latihan diperpendek karena masih penyesuaian dan cuaca juga kurang bersahabat.
Asisten pelatih Borneo FC, Akhyar Ilyas belum hadir dalam sesi latihan ini. Karena di waktu yang sama, dia sedang dalam perjalanan ke Samarinda. Sesampai di Samarinda, ia membalas pesan Kaltim Faktual, dan menjelaskan bahwa latihan hari ini adalah untuk mempersiapkan fisik pemain jelang laga kontra PSM, pada 29 Maret mendatang.
“Latihan di mulai hari adalah bagian dari persiapan untukk lawan PSM. Pelatih juga ingin kondisi pemain bisa kembali bugar saat pertandingan nanti,” ucapnya melalui WhatsApp, Kamis petang.
Meski sudah memastikan 1 tempat di Championship Series, Pesut Etam memastikan akan tampil all out sampai musim reguler selesai. Pemain terbaik akan tetap turun sejak menit awal. Jika perlu memberi menit bermain pada pemain pelapis, hanya akan dilakukan di babak kedua.
Termasuk pada laga melawan PSM nanti, Pasukan Samarinda tidak akan bersantai. Selain ingin memperpanjang catatan unbeaten (saat ini sudah 18 laga), mereka juga ingin mempertahankan momentum.
Puasa Tetap Latihan Sore
Musim lalu, pola latihan Borneo FC di bulan Ramadan digelar pada malam hari. Usai para pemain menjalankan salat Tarawih di Stadion Segiri. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan kemampuan tubuh pemain, karena semua laga pada bulan puasa digelar pada malam hari.
Namun kali ini berbeda, latihan digelar pada sore hari. Akhyar tidak menjelaskan detailnya, namun keputusan itu diambil setelah tim pelatih menggelar pertemuan khusus, dan menghitung banyak hal.
“Jadwal latihan pada Ramadan ini agak berbeda dengan musim lalu, dulu kita latihan di malam hari. Untuk saat ini pelatih ingin mencoba latihan di sore hari,” pungkasnya. (dra)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA5 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy

