OLAHRAGA
Punya 10 Peluang tapi 0 Gol, Ada Apa dengan Borneo FC?
Meski pola permainan Borneo FC cenderung kacau saat melawan PSIS di Batakan, Jumat sore tadi. Pesut Etam sejatinya mampu mengkreasikan 10 peluang. Tapi tak satupun yang jadi gol. Sulit dijelaskan!
Pendukung Borneo FC Samarinda telah sampai di level ‘mendidih’ melihat permainan tim kebanggaannya. Bahkan manajemen pun tampak meluapkan kekecewaannya secara terbuka di media sosial masing-masing.
Penyebabnya adalah permainan Stefano Lilipaly cs saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Batakan pada Jumat sore, 6 Desember 2024. Mereka lagi-lagi gagal mengkreasikan gol. Ini menjadi 3 laga beruntun di mana mereka tak pernah mencetak gol. Sebuah anomali, sebab Pesut Etam adalah tim yang bermain super terbuka. Selalu dominan dalam hal penguasaan bola.
Kritikan keras tak hanya dialamatkan untuk para pemain depan. Pelatih Pieter Huistra juga mendapat sorotan besar. Sebab di laga lawan PSIS, ia lebih banyak menurunkan pemain bertahan ketimbang menyerang. Padahal sedang membutuhkan gol.
Melihat reaksi pendukung dan manajemen, evaluasi besar-besaran tampaknya akan dilakukan selepas laga ini. Tidak menjadi kejutan jika dalam beberapa hari ke depan, atau mungkin setelah periode Desember berakhir. Akan ada sosok yang terdepak dari tim. Baik pemain ataupun pelatih.
Statistik Borneo FC Vs PSIS

Seperti biasa, Pesut Etam unggul telak dalam hal penguasaan bola. Di laga ini, mereka memegang bola sebanyak 65 persen, kamudian unggul jumlah peluang 10:6, unggul tembakan 13:8, dan tembakan tepat sasaran 4:0.
Namun angka-angka ini menjadi tak berarti, karena tak mampu mencetak gol. Pun jika menilik 3 pertandingan terakhir, Pasukan Samarinda unggul dalam banyak aspek di sektor serang. Makanya, tak bisa mencetak gol adalah fenomena yang sulit untuk dijelaskan. (dra)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
BERITA5 hari agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
NUSANTARA5 hari ago11 Tahun Vakum, Yamaha Cup Race Padang Kembali Pecahkan Antusiasme, Lebih dari 5.000 Penonton Padati Arena
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026

