SEPUTAR KALTIM
DWP BPKAD Kaltim Dikukuhkan, Siap Wujudkan Perempuan Aktif dan Inspiratif di Lingkungan ASN

Pengurus DWP BPKAD Provinsi Kaltim resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2024–2029. Diharapkan membawa semangat baru dalam pemberdayaan perempuan, penguatan peran istri ASN, serta mendukung kinerja birokrasi daerah secara lebih aktif dan kolaboratif.
Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur periode 2024–2029 resmi dikukuhkan pada Selasa, 15 Juli 2025. Acara pengukuhan berlangsung di Aula BPKAD Kaltim, dihadiri jajaran pengurus DWP Provinsi, pejabat struktural BPKAD, serta anggota DWP dari berbagai unsur perangkat daerah.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh semangat, dipimpin langsung oleh Ketua DWP Provinsi Kaltim, Nurul Atika Ujang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepengurusan baru dan berharap DWP BPKAD semakin solid dalam mengimplementasikan program kerja lima tahun ke depan.
“Saya harap DWP BPKAD semakin solid dan sukses dalam melaksanakan program kerja ke depan,” ujar Nurul Atika.
Ia menekankan bahwa istri aparatur sipil negara (ASN) memiliki peran penting sebagai pendukung moral dan profesionalisme suami. Lebih dari itu, DWP juga harus menjadi wadah pemberdayaan perempuan agar aktif dan berdaya di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Sebagai istri ASN, kita harus menjadi sumber inspirasi dan inovasi, bukan hanya di rumah tangga, tetapi juga di lingkungan masyarakat. Mari bersama menjadi perempuan yang cerdas dan berguna bagi bangsa dan negara,” pesannya.
Fokus pada Pemberdayaan dan Pengembangan Kapasitas Perempuan
Ketua DWP BPKAD yang baru dikukuhkan, Yusi Marselena A. Muzakkir, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi lebih aktif dan bermanfaat. Ia menyebut bahwa DWP BPKAD terdiri dari istri ASN dan juga karyawati, sehingga perlu kerja sama dan saling dukung dalam menjalankan program-program organisasi.
“Kami harus saling mendukung, mengingat banyak di antara kami yang juga memiliki kesibukan pekerjaan. Tapi itu bukan halangan, justru jadi kekuatan,” ungkap Yusi.
Berbagai program telah dirancang dalam masa kepengurusan ini, antara lain pelatihan public speaking, grooming, parenting, serta keterampilan rumah tangga yang aplikatif dan relevan.
“Dengan pengukuhan ini, kami berkomitmen menjaga amanah, bekerja bersama dalam kebersamaan, dan membangun program secara bertahap,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat, DWP BPKAD Kaltim siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya lewat penguatan peran perempuan di lingkungan birokrasi dan masyarakat. (cht/pt/portalkaltim/sty)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral
-
BERITA5 hari agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
NUSANTARA5 hari ago11 Tahun Vakum, Yamaha Cup Race Padang Kembali Pecahkan Antusiasme, Lebih dari 5.000 Penonton Padati Arena
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026

