POLITIK
Saat Dukungan Hak Angket Mulai Bergeser, Gerindra Pilih Tenang
Suasana politik di Kalimantan Timur belakangan terasa makin hangat. Hak angket DPRD Kaltim yang terus bergulir tak hanya memunculkan perdebatan di internal parlemen, tetapi juga menjadi perhatian publik. Gerindra memilih untuk tenang, mengikuti alur demokrasi yang berkembang.
Awalnya, ada enam fraksi yang berdiri di barisan pendukung hak angket. Mereka adalah Gerindra, PDI Perjuangan, PKB, PKS, PAN-NasDem, serta Demokrat-PPP. Di sisi lain, Golkar menjadi satu-satunya fraksi yang sejak awal menyatakan penolakan secara terbuka.
Namun dinamika politik kembali berubah. Kabar mengenai Fraksi PAN yang disebut menarik dukungan membuat arah pembahasan hak angket kembali jadi sorotan. Situasi itu memunculkan banyak tanda tanya soal bagaimana kelanjutan proses politik di DPRD Kaltim.
Di tengah situasi tersebut, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dapil Kaltim, Budisatrio Djiwandono, memilih merespons dengan nada tenang.
Usai menghadiri pertemuan dengan akademisi dan agenda silaturahmi di HARRIS Hotel Samarinda, Jumat (8/5/2026), Budisatrio menegaskan bahwa Gerindra tetap menghormati proses demokrasi yang berjalan di DPRD Kaltim.
Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Menurut Budisatrio, partainya saat ini masih terus mengikuti perkembangan yang terjadi sambil mendengarkan aspirasi masyarakat Kalimantan Timur.
“Apapun proses demokrasi yang lagi dijalankan, kita tetap mengawal. Yang pasti kita terus mendengarkan suara dan aspirasi teman-teman di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Ia menilai, seluruh proses yang sedang berlangsung sebaiknya disikapi dalam koridor demokrasi. Karena itu, Gerindra disebut tidak ingin terburu-buru mengambil langkah di luar mekanisme politik yang ada.
“Yang jelas apapun itu kita hanya mengikuti alur demokrasi saja,” katanya singkat.
Pernyataan Budisatrio seolah menjadi penanda bahwa Gerindra masih memilih menjaga posisi di tengah tarik menarik kepentingan politik yang berkembang dalam pembahasan hak angket tersebut.
Seno Aji Pilih Tertawa
Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji, justru memilih irit komentar saat ditanya soal dinamika hak angket.
Usai menghadiri agenda yang sama, Seno hanya memberikan jawaban singkat sambil tertawa kecil.
“Yah begitu hahahaha,” ucapnya.
Jawaban singkat itu justru menambah tanda tanya di tengah memanasnya situasi politik DPRD Kaltim. Sebab hingga kini, pembahasan hak angket masih terus menjadi perbincangan hangat, baik di lingkungan legislatif maupun di tengah masyarakat.
Dinamika dukungan antarfraksi yang berubah-ubah membuat arah politik hak angket diprediksi masih akan terus bergerak dalam beberapa waktu ke depan. (Sn/am)
-
NUSANTARA4 hari agoMenuju Satu Dekade Yamaha AEROX, Gathering Team AEROX Hadir kembali dan Buka Keseruan Perdana di Bandung
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPolemik Anggaran Laundry Rp450 Juta di Kaltim, Pemprov: Itu Bukan Hanya untuk Pakaian
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoLagi, Pemprov Kaltim Klarifikasi Anggaran Rp25 Miliar Rumah Jabatan, Ini Rinciannya
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoUsai Jadi Sorotan, Kursi Pijat Gubernur Kaltim Dikaji Ulang, Berpotensi Jadi Fasilitas Publik
-
BALIKPAPAN3 hari agoDPRD Balikpapan Siapkan Workshop dengan OPD, Pastikan Aduan Warga Ditindaklanjuti
-
BALIKPAPAN3 hari agoPansus LKPJ Dorong Inspeksi Lapangan, Uji Kesesuaian Proyek
-
BERAU2 hari agoPembalap Berau Sabian Fathul Ilmi Juara di Australia, Harumkan Indonesia di Yamaha R3 BLU CRU 2026
-
BALIKPAPAN2 hari agoSolar Subsidi Langka di Balikpapan, Pemkot Turunkan Tim Investigasi dan Rancang Penambahan SPBU

