Connect with us

OLAHRAGA

Borneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti

Published

on

Skuad Borneo FC Samarinda tiba di Sleman untuk menghadapi PSS Sleman dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Pesut Etam membidik hasil positif setelah meraih dua kemenangan di kompetisi Asia. (Dok. Borneo FC)

Borneo FC Samarinda punya modal bagus dari kompetisi Asia, tetapi pekerjaan rumah di Super League belum selesai. Pesut Etam kini memburu kebangkitan saat bertandang ke markas PSS Sleman, Selasa (27/10/2026), setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Java United FC.

Pertandingan di Stadion Maguwoharjo ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan Mauro Jeronimo untuk membuktikan bahwa performa impresif di Asia bisa berlanjut ke kompetisi domestik. Namun, PSS juga punya misi serupa setelah gagal meraih poin pada pertandingan sebelumnya.

Modal Positif dari Asia, Borneo FC Ingin Bangkit di Liga

Borneo FC datang dengan kepercayaan diri setelah menyapu bersih dua pertandingan fase Grup D AFC Challenge League 2026/2027. Pesut Etam menang 2-0 atas Yangon United, kemudian membalikkan keadaan untuk menundukkan Tainan City FC dengan skor 3-1.

Dua kemenangan itu menghasilkan lima gol dan hanya satu kali kebobolan. Borneo FC pun memastikan tiket ke perempat final dengan status juara grup.

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, berharap hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi para pemain saat kembali berkompetisi di Super League.

“Tentu, setelah kami mendapatkan hasil yang bagus di kompetisi AFC Challenge, itu sangat bagus dari sudut pandang saya. Ini membuat pemain tetap percaya diri,” kata Mauro, dikutip dari pemberitaan detikKalimantan, Senin (26/10/2026).

Meski demikian, Mauro menyadari tantangan yang dihadapi timnya tidak mudah. Ia ingin intensitas dan motivasi yang ditunjukkan pemain selama tampil di kompetisi Asia tetap terjaga ketika menghadapi PSS.

“Semoga hasil-hasil sebelumnya, intensitas yang bagus, dan motivasi yang bagus bisa kami bawa ke Super League. Kami tahu besok akan menghadapi tim yang sangat sulit,” ujarnya.

Borneo FC memang membutuhkan hasil positif di kompetisi domestik. Sebelum melawat ke Sleman, Pesut Etam kalah 1-2 dari Java United FC pada pertandingan tandang sebelumnya.

Karena itu, laga melawan PSS bukan sekadar kesempatan menambah poin. Pertandingan ini juga menjadi ujian konsistensi setelah tim mampu menunjukkan performa menjanjikan di panggung Asia.

PSS Juga Incar Kebangkitan, Tiga Poin Jadi Target Pesut Etam

Tantangan Borneo FC bertambah karena PSS Sleman juga berusaha kembali ke jalur kemenangan. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu baru saja kalah 1-2 dari Persik Kediri.

Pelatih PSS, Pieter Huistra, mengakui timnya menghadapi periode dengan jadwal yang padat. Namun, ia memastikan persiapan menghadapi Borneo FC berjalan dengan baik.

“Persiapan kami berjalan dengan baik. Pada laga terakhir lawan Persik, sedikit mengecewakan dengan hasil yang didapat. Dan sekarang kami punya jadwal padat dengan empat pertandingan yang berdekatan. Jadi ini akan menjadi periode yang menyibukkan,” kata Pieter, dikutip dari laman resmi I.League.

Pieter juga menyadari Borneo FC memiliki tantangan tambahan karena tampil di kompetisi Asia. Meski begitu, PSS telah melakukan analisis terhadap kekuatan dan kelemahan calon lawannya.

Di sisi lain, pemain Borneo FC, Asgal Habib, menegaskan timnya datang dengan target membawa pulang tiga poin ke Samarinda.

“Tentunya dari kami semua sebagai pemain, pelatih, maupun staf, motivasinya pasti kami mau mengambil tiga poin di luar, tentunya untuk dibawa pulang ke Samarinda,” kata Asgal.

Pertandingan PSS Sleman melawan Borneo FC dijadwalkan berlangsung pada Selasa (27/10/2026) pukul 16.30 WITA di Stadion Maguwoharjo.

Kini, tantangannya ada pada kemampuan Pesut Etam menjaga kepercayaan diri, mengatasi tekanan suporter tuan rumah, dan mengubah modal positif dari Asia menjadi hasil yang dibutuhkan di Super League. (ar)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER