SEPUTAR KALTIM
Urai Dugaan Kasus Jamrek, DPRD Kaltim Bentuk Pansus Investigasi Pertambangan
DPRD Kaltim akhirnya membentuk Pansus Investigasi Pertambangan. Untuk mengurai dugaan kasus jaminan reklamasi (Jamrek) yang bermasalah.
Pembentukan pansus tersebut diumumkan pada Rapat Paripurna ke-47 DPRD Kaltim, Rabu (02/11/2022).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, didampingi Wakil Ketua Seno Aji dan Sigit Wibowo dengan dihadiri sekitar 26 Anggota DPRD lainnya.
Anggota DPRD Fraksi PKB Syafruddin dan M. Udin dari Fraksi Golkar. Ditunjuk sebagai ketua dan wakil ketua Pansus Investigasi Pertambangan.
Hasanuddin Mas’ud mengatakan pansus ini sudah mendesak untuk dibentuk. Atas tindaklanjut dari konsultasi pimpinan DPRD Kaltim pada 11 Oktober lalu. Terkait pembahasan permasalahan Jamrek, Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan penyaluran dana CSR di Kaltim.
Menurut Hamas – sapaan akrabnya – pansus ini dibentuk untuk mengetahui data-data yang belum jelas. Seperti Jamrek yang tidak konkret, IUP, dan beberapa CSR yang diduga bermasalah. Termasuk tambang-tambang ilegal.
“Kita masih belum dapat data yang konkret maka dibentuk pansus. Yang pertama (soal) Jamrek.”
“Jamrek ini kan banyak. Jadi mau diurai, lah. Kemudian ada CSR yang bermasalah kemarin. Lalu soal izin, ada 21 izin. Semua akan merambah ke sana,” jelasnya.
Pansus Pertambangan ini menurut Hamas, memiliki masa waktu kerja selama tiga bulan. “Jika dianggap belum selesai nanti kita bisa perpanjang kalau memang belum selesai,” tambahnya.
Hamas berharap, pansus dapat bekerja dengan baik mengungkap segala persoalan yang berkaitan dengan pertambangan. Karena ini menyangkut PAD dan masalah lingkungan hidup.

“Jujur saja, kita lihat ini kan pertambangan banyak yang koridoran, jadi kalau menurut saya itu illegal,” pungkasnya.
Selain pembentukan pansus, Rapat Paripurna ke-47 DPRD Kaltim juga membahas Nota Penjelasan Perubahan Peraturan Tentang Tata Cara Beracara, Kode etik dan Tata Tertib DPRD Kaltim. (Sgt/Dra)
-
OLAHRAGA4 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA2 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
SAMARINDA5 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
PARIWARA3 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
OLAHRAGA4 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT

