INTERNASIONAL
Apresiasi Menpora Saat Buka OIC-CA 2023: Ajang Promosi IKN ke Dunia
Menpora-RI membuka ajang OIC-CA 2023. Ia juga memberikan apresiasinya kepada Provinsi Kaltim atas kesiapaannya sebagai tuan rumah. Event yang menjadi ajang perkenalan Kaltim sebagai wilayah IKN kepada dunia.
Provinsi Kaltim menjadii salah satu tuan rumah selain DKI Jakarta, untuk menyelenggarakan event OIC-CA 2023. Di Kaltim pembukaan event tersebut diawali di lingkungan Kantor Gubernur Kaltim aula Odah Etam, pada Sabtu 9 Juli 2023, malam.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo mengapresiasi atas kesiapan Kaltim menjadi tuan rumah OICCA 2023. Untuk menyambut seluruh delegasi negara yang tergabung di dalam Organisasi Kerja Islam (OKI).
Terlihat semangat luar biasa dan kebahagiaan diraut wajah Menpora-RI, saat hadir ditengah rangkaian acara pembukaan OIC-CA 2023.
Menpora menyebut, event internasional ini diharapkan dapat mempererat silahturahmi dan pertukaran informasi antar negara. Yang dihadiri oleh 57 perwakilan dari seluruh dunia.
Sekaligus untuk memperkenalkan daerah Kaltim sebagai Ibu kota Negara (IKN) Baru Indonesia. “Dalam seminggu ke depan. Kaltim ingin menampilkan kebudayaan dan transformasi yang sangat pesat untuk menyambut IKN,”
Ke depannya, Menpora berharap silahturahmi terus berjalan dan dapat diadakannya pertukaran pemuda antar anggota OKI di seluruh dunia.
Sehingga, pertukan OKI dapat dijadikan pertukaran informasi tentang budaya dan kekayaan alamnya yang mampu menjadi daya tarik investasi.
Sementara itu, Gubernur Kaltim melalui Sekertaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni menyambut baik antusias Menpora RI. Kaltim bangga dan bersyukur dapat dipercaya menjadi tuan rumah dalam event Internasional ini.
“Alhamdulilah, event yang terdiri dari seluruh negara anggota kerjasama OKI sedunia dapat berkumpul di indonesia, baik Jakarta maupun Kaltim,”
Event ini diartikan nya sebagai wujud kesempatan untuk bekerja sama. Tidak hanya dalam bentuk budaya, namun juga perdagangan, kepemudaan, bahkan pendidikan.
“Harapan kita indeks pembangunan pemuda di kaltim lebih meningkat. Ada kesadaran lebih tinggi ada keinginan untuk kita sama-sama meningkatkan daya saing,”
Di akhir, Perwakilan Delegasi Islamic Universitas in Uganda, Mr. Prof. Abdul Mpaata Kaaziba mengatakan sejak tahun 1994. Indonesia telah membangun kerja sama dibeberapa negara.
Salah satu Alumni S2 Ekonomi Management UGM ini menyebutkan kerja sama yang dibangun indonesia dengan negara lain yakni bidang perdagangan, investasi dan teknologi.
“Sudah ada kerja sama sudah berlangsung sedang tahun itu sudah lama 25 tahun. Indonesia cepat sekali maju, teknologi mesin kita ambil terus kita pakai di Afrika untuk membangun negara kita,” pungkas Abdul Mpaata. (*/dmy/am)
-
PARIWARA4 hari agoGas Awal Tahun Nyaman Setahun Penuh, Trik Jitu Yamaha Kaltim Bawa Pulang Nmax Neo atau Aerox Alpha
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEks Bandara Temindung “Hidup Lagi”, Dispar Kaltim Janjikan Agenda Kreatif Tiap Bulan
-
PARIWARA4 hari agoJadi Kado Spesial di Awal Tahun, Yamaha Resmi Jual Skutik Premium TMAX di Indonesia
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoDrama ‘Prank’ Beasiswa S2 Eksekutif Berakhir, Pemprov Kaltim dan ITK Sepakat Lanjutkan Program Gratispol
-
SAMARINDA4 hari agoAkses Pedalaman Kaltim Terbuka Lagi, Bandara APT Pranoto Operasikan 6 Rute Perintis
-
PARIWARA2 hari ago50 Unit Yamaha TMAX Sold Out dalam Waktu 25 Menit di Program Order Online
-
PARIWARA2 hari agoYamaha YZF-R3/R25 Raih Penghargaan Internasional Prestisius di Jepang
-
KUKAR3 hari agoRefleksi Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, Seno Aji: Musuh Kita Bukan Lagi Penjajah, Tapi Disrupsi Teknologi

