SEPUTAR KALTIM
Diskominfo Kaltim Dorong Humas Pemerintah Maksimalkan Kemampuan Literasi Teknologi

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal mendorong pejabat hubungan masyarakat (Humas) pemerintahan memaksimalkan kemampuan literasi teknologi. Meliputi literasi digital dan literasi data.
Apalagi belakangan Kaltim bisa menunjukkan posisinya sebagai daerah pijakan Ibu Kota Nusantara (IKN). Yaitu memperoleh hasil memuaskan dalam hal pelayanan informasi publik, sampai menjaga iklim kebebasan pers dalam memberitakan informasi kepada publik.
“Literasi digital ini agar SDM pemerintah memiliki pola pikir atau mindset digital, jadi bukan cuma sekadar tahu atau menggunakan saja, namun harapannya dapat memahami secara menyeluruh,” beber Faisal saat menjadi narasumber dalam wawancara bersama platform media digital Humas Indonesia, Senin (12/9/2022).
“Begitu pula dengan literasi data, kita harus familiar dan terbiasa dengan sajian data. Hal ini berguna jika kelak SDM yang bersangkutan menjadi pemimpin, maka ia akan dapat menetapkan keputusan by data ” sambungnya.
Diterangkan, kemampuan Humas dalam menjalin hingga menjaga hubungan dengan media merupakan upaya yang efektif. Untuk membangun pondasi relasi yang kuat, sebagai wujud komunikasi dan mediasi antar suatu lembaga dengan publik.
Kata Faisal merujuk pengalaman belasan tahun kariernya, relasi menjadi salah satu investasi paling berharga. Lantaran dalam kehumasan terutama kehumasan pemerintah, relasi menjadi salah satu faktor penting untuk penyelenggaraan komunikasi baik internal maupun eksternal.
“Salah satu prinsip saya adalah berpegang pada Human Relations. Dalam artian berinvestasi dalam pertemanan, dengan rekan-rekan media utamanya. Karena kita tidak bisa sendiri. Kita butuh mereka baik untuk kepentingan publikasi ke khalayak maupun fungsi sosial kontrolnya yakni memberikan masukan dan saran untuk kita (pemerintah),” bebernya.
Faisal menganggap upaya ini bukan tanpa dasar. Dengan mengoptimalkan relasi kehumasan, humas dapat lebih mahir untuk mengimplementasikan perencanaan baik itu kegiatan humas sendiri, maupun target capaian humas yang lebih kompleks, seperti perancangan kebijakan maupun rekomendasi untuk keputusan pimpinan.
Cakap dan mahirnya SDM pemerintah dalam mengatasi tantangan, terang Faisal, bakal mewujudkan peluang baru bagi mereka. Untuk dapat memiliki keahlian tersebut, tentu tidaklah instan.
Faisal menegaskan, SDM humas penerintahan harus inovatif dalam menciptakan hal baru. Serta selalu berprogress maju meski dalam langkah yang kecil.
“Saya arahkan teman-teman di pemerintahan untuk tidak muluk-muluk, cukup naik satu tingkat, satu anak tangga di setiap progresnya. Tidak apa-apa kita pelan-pelan saja, bersama-sama hingga sampai di titik puncak yang kita harapkan,” pungkasnya. (redaksi)
-
BALIKPAPAN3 hari agoSambut HUT ke-129, Balikpapan Rilis Logo “Harmoni Menuju Kota Global”
-
PARIWARA4 hari agoSetingan “KECE” Biar Makin Pede, Cara Mudah Bawa Pulang Yamaha Classy Fazzio dan Filano
-
GAYA HIDUP2 hari agoAngka Pernikahan 2025 Naik Tipis, Tren ‘Enggan Nikah’ Mulai Melandai?
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKaltim Borong Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026, Dua Wilayah Sabet Peringkat 1
-
NUSANTARA5 hari agoPastikan Pembangunan IKN Lanjut, Prabowo Koreksi Desain hingga Kejar Target 2028
-
BERAU4 hari agoTinggalkan Status Perintis, Wings Air Kini Terbang Komersial ke Maratua: Rudy Mas’ud Jajal Pendaratan Perdana
-
BERAU3 hari agoDi Balik Pesona Pantai Payung-Payung, Rudy Mas’ud Soroti Abrasi yang Ancam Jalan Bandara
-
FEATURE5 hari agoMengenang Isra Mi’raj: Perjalanan ‘Luar Angkasa’ Nabi Muhammad dan 4 Pesan Penting di Baliknya

