BALIKPAPAN
Pemkot Balikpapan Bagikan 98 Ribu Seragam Gratis kepada Siswa Baru Tahun Ajaran 2025
Dalam upaya mewujudkan komitmen pendidikan yang inklusif dan merata dalam menyongsong generasi emas 2045. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) membagikan 98 ribu setel seragam gratis termasuk topi dan dasi. Baik itu dari seragam merah putih, pramuka, batik, putih biru dan juga putih abu-abu yang pendistribusiannya dilakukan secara bertahap.
Program ini, merupakan inisiatif dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, yang memberikan bantuan seragam kepada peserta didik baru mulai dari tingkat TK, SD, MI, SMP, MTS dan SPNF (Satuan Pendidikan Non Formal) Sanggar Kegiatan Belajar atau pendidikan kesetaraan.
Penyerahan ini secara resmi dihadiri langsung oleh Rahmad Mas’ud bersama Bunda PAUD Nurlena Ahmad, didampingi Kepala Disdikbud Balikpapan Irvan Taufik yang acaranya dipusatkan di SMP N 12 Jalan Piere Tendean, Balikpapan Kota.
Secara simbolis melakukan penyematan dengan memakaikan baju seragam sekolah kepada 9 perwakilan anak didik baru yang diikuti pemakaian baju serentak oleh seluruh siswa yang hadir. Diikuti 17 guru pendamping, 20 kepala sekolah dan orang tua murid yang hadir.
Pendidikan dan Kesehatan
Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk mendukung masa depan generasi muda dalam visi misi bangsa Indonesia mewujudkan generasi emas 2045.
“Mudah-mudahan komitmen itu bisa kita jaga bersama dan tentunya berlangsung terus,” katanya.
Ia juga berpesan kepada guru pendamping dan kepala sekolah turut memperkuat komitmen untuk memberikan pendidikan yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai spiritual.
“Kepada guru-guru nilai-nilai spiritual itu juga harus dipertimbangkan kepada anak-anak kita. Sehingga nanti dia akan tumbuh menjadi generasi-generasi yang pintar dan berakhlakul karimah. Kalau dia menjadi pengusaha, pengusaha yang beriman, kalau dia menjadi pegawai yang pegawai yang beriman.”
“Sehingga dia juga bermanfaat dan kebaikan untuk generasi-generasi kita ke depan,” tambahnya.
Rahmad juga menegaskan komitmennya dalam bidang kesehatan dengan menggratiskan BPJS Kesehatan untuk masyarakat gakin Kelas 3.
“Tentunya dalam dunia pendidikan dan kesehatan adalah satu kesatuan yang tidak boleh terpisahkan.”
“Namun mudah-mudahan dengan BPJS gratis itu, kalau memuaskan semua masyarakat tidak akan mungkin, tapi minimal ada perhatian kepedulian pemerintah baik dalam pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya. (nvr/fth)
-
BONTANG4 hari agoYamaha Goes to School Hadir di Bontang, Siswa Belajar Kreatif Lewat Buket Bunga dan Dekorasi Kue
-
POLITIK3 hari agoPAN Buka Alasan Absen di Paripurna Hak Angket, Darlis: Kami Patuh Instruksi DPP
-
OLAHRAGA3 hari agoMomentum Positif, Yamaha Racing Indonesia Bidik Podium ARRC Motegi 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoWartawan Legend Bedapatan ke-4 Digelar di Samarinda, Bahas Masa Depan Industri Pers Digital
-
OLAHRAGA2 hari agoSaatnya Aldi Satya Mahendra Beraksi Lagi, Berburu Poin Penting di Misano
-
OLAHRAGA2 hari agoMenjemput Kemandirian Olahraga Kaltim

