Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Pemprov Kaltim Tingkatkan Kompetensi Guru Kimia dan Ketenagalistrikan

Published

on

Tingkatkan Kompetensi, Guru di Kaltim Harus Miliki Modal, Modul dan Model
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Tahun 2023 di Ballroom Crystal 2 Mercure Hotel Samarinda. (Adpim)

Guru Kimia dan Ketenagalistrikan di Kaltim dituntut meningkatkan kompetensinya. Wagub Kaltim Hadi Mulyadi ingatkan harus memiliki modal, modul dan model. Agar dunia pendidikan Kaltim lebih berkualitas.

Senin 8 Mei 2023, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Tahun 2023 di Ballroom Crystal 2 Mercure Hotel Samarinda.

Pelatihan ini digelar Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui Bidang Ketenagaan. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan serta para nara sumber pelatihan.

Dalam kesempatan ini, Wagub Hadi Mulyadi mengungkapkan. Dirinya sangat bangga dan bahagia. Sebab bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan para guru dari kabupaten dan kota se Kaltim.

Baca juga:   Masa Kerja Berakhir, Pansus Investigasi Pertambangan Keluarkan Sejumlah Rekomendasi

“Bagi saya ini momen yang luar biasa bisa bertemu para guru dan guru bagi saya bukanlah hal biasa, sebab saya juga menjadi guru selama 25 tahun. Mengajar dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, SMP, SMA hingga dosen,” ungkapnya.

Orang nomor dua Benua Etam ini pun memberikan motivasi sekaligus tambahan wawasan bagi para pengajar dari daerah ini. Dengan mengingatkan setiap guru harus memiliki Tiga M, yakni Modal, Modul dan Model.

“Modul itu penguasaan materi mata pelajaran. Nah ini yang akan dipelajari bapak ibu disini,” jelasnya.

Tiga M ini sangat berkaitan. Ketika seorang guru tidak memiliki modal, modul dan model, maka akan banyak menghadapi kendala dalam mengajar.

Baca juga:   Tiba di Balikpapan, Wagub Sambut 6 Warga Kaltim Terdampak Konflik Sudan

“Tapi modal utama para guru, selain menguasai materi (modul), juga mengajar secara tulus ikhlas, mencintai pekerjaan dan mendoakan anak didiknya serta mempunyai cita-cita tulus,” ulasnya.

Sedangkan model atau contoh, dimana para guru harus mampu membuat anak didiknya menyukai mata pelajaran yang diajarkan. Dengan memberikan pola pembelajaran yang menarik dan tidak membuat siswa bosan. Bahkan membenci mata pelajaran yang diajarkan.

“Jadi modelnya seorang guru adalah contoh atau menunjukkan dia pekeŕja keras, kelihatan dari cara dia mengajar, menyiapkan materi serta kedisiplinannya,”

“Bukan kata-kata tapi perbuatan dan prilaku sehingga menggugah murid-muridnya menyukai dirinya bahkan mata pelajarannya,” pungkasnya.

Kompetensi Guru Kimia dan Ketenagalistrikan

Kadisdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan menyampaikan. Bahwa pelatihan ini untuk peningkatan kompetensi guru mata pelajaran Kimia jenjang SMA dan mata pelajaran Ketenagalistrikan untuk jenjang SMK se Provinsi Kaltim.

Baca juga:   Pengelolaan Informasi Publik Pemerintah Harus Kekinian

“Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kompetensi dan profesionalisme para guru SMA dan SMK agar mampu mengimplementasikan serta mempraktekkan mata pelajaran ketenagalistrikan dan kimia dalam proses belajar di kelas,” ujarnya.

Pelatihan diikuti 110 guru dari kabupaten dan kota se Kaltim, terdiri guru kompetensi mata pelajaran ketenagalistrikan sebanyak 50 orang dan mata pelajaran kimia 60 orang.

Hadir para nara sumber dari Universitas Mulawarman Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim. (adpim/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.