SEPUTAR KALTIM
Wagub Seno Minta Penabrak Jembatan Mahakan Diproses Hukum
Wagub Kaltim Seno Aji meminta agar penabrak Jembatan Mahakam di Samarinda untuk dapat proses hukum. Untuk memberikan efek jera, agar tidak terulang kembali.
Pemerintah Provinsi Kalimantan TimurĀ akan melanjutkan ke proses hukum bagi perusahaan pemilik ponton kayu penabrak Jembatan Mahakam I Samarinda pada Minggu 16 Februari 2025. Karena menyebabkan kerusakan pada bagian fender jembatan.
“Saya sudah memerintahkan kepala dinas terkait untuk melaporkan ke aparat penegak hukum,” kata Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji di TVRI Kalimantan Timur, Senin 24 Februari 2025.
Menurut dia, kejadian kapal ponton menabrak Jembatan Mahakam sudah sering terjadi. Namun hingga kini belum ada sanksi berat yang diberikan kepada penabrak jembatan itu.
“Hal ini sudah berkali-kali sejak saya di DPRD. Tentu ini akan kita lakukan minta tindakan tegas,” ungkapnya.
Pemprov Kaltim pub, akan mengambil kebijakan tegas sebagai upaya memberi jaminan bahwa fasilitas umum harus dijaga dan tidak membiarkan ketika ada terjadi masalah.
Tak hanya itu, Wagub Seno juga meminta instansi terkait untuk melakukan investigasi terhadap kondisi jembatan yang sudah berusia 39 tahun itu.
“Saya harap masyarakat memaklumi ketika kita harus melakukan penutupan jembatan guna kemudahan inspeksi jembatan,” harapnya.
Sebelumnya Plt Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Irhamsyah menyebutkan Jembatan Mahakam I sudah mengalami kejadian 22 kali ditabrak kapal ponton.
“Investigasi teknis sangat perlu sebelum memutuskan langkah selanjutnya,ā ujarnya.
Ditambahkannya, investigasi akan melibatkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Samarinda.
“Kondisi jembatan masih terlihat aman, namun investigasi diperlukan untuk memastikan kelayakannya,” tambahnya.
Rekayasa lalu lintas selama investigasi Jembatan Mahakam I, dari Samarinda ke Samarinda Seberang tetap melalui Jalan Slamet Riyadi menuju Jembatan Mahakam IV, sementara dari Big Mall menuju Jalan Slamet Riyadi harus memutar di Masjid Darrunniāmah untuk masuk ke Jembatan Mahakam IV. (*/am)
-
PARIWARA4 hari agoYamaha Luncurkan Fitur E-KSG, Servis Motor Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi
-
BERAU4 hari agoAkhiri Kendala Jarak, Dua SMA Negeri Baru Segera Dibangun di Berau
-
BALIKPAPAN2 hari agoDPRD Soroti Gaya Hidup Remaja, Kasus Cuci Darah Meningkat
-
PARIWARA3 hari agoCatatan MAXI Tour Boemi Nusantara Etape Satu, Ini Deretan Jalur Ikonik dan Spot Eksotis di Sumatera Utara Untuk Pecinta Touring
-
BALIKPAPAN3 hari agoDPRD Samarinda Kunjungi DPRD Balikpapan, Bahas Peran Banmus dalam Penyusunan Agenda Dewan
-
BALIKPAPAN3 hari agoKomisi III DPRD Balikpapan Bahas Pengalihan Pengelolaan Pemakaman dalam RDP
-
BALIKPAPAN2 hari agoBankeu Tak Cair, DPRD Balikpapan Dorong Optimalisasi PAD
-
BALIKPAPAN11 jam agoProyek Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Ditunda

