PPU
Warga Sepaku Antusias Ikuti Kegiatan SP4N LAPOR!
Diskominfo Kaltim gelar kegiatan SP4N LAPOR! di Sepaku yang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF). Sebanyak 50 warga lokal terlihat antusias menghadiri dan mengikuti kegiatan tersebut.
Dikutip melalui laman Diskominfo Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR!) setelah sebelumnya menggelar kegiatan yang sama di Kabupaten Paser dan Kutai Barat.
Kegiatan ini bertujuan dalam rangka mendukung pelaksanaan program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF).
Pelaksanaan kegiatan ini di Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin, 11 September 2023.
Dalam kesempatan tersebut sebanyak 50 warga lokal terlihat antusias menghadiri dan mengikuti kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Camat Sepaku, Plt. Kepala Desa Suka Raja serta perangkat desa lainnya serta narasumber dari Diskominfo Kaltim dan Diskominfo Kabupaten PPU.
Mewakili Kepala Diskominfo Kaltim, Pranata Ahli Muda Andi Abd. Razaq menyebut bahwa Desa Suka Raja menjadi salah satu wilayah terpilih dari Carbon Fund karena dinilai bisa memelihara lingkungan.
Hal tersebut membuat tim FCPF-CF mempercayakan dan menitip amanah untuk bertemu dengan masyarakat disini dan melakukan sosilasasi mengenai SP4N-LAPOR!
“Kaltim masih mampu memelihara lingkungan, tapi tidak secara keseluruhan. Ada beberapa titik yang dilihat salah satunya di Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku. Titik tersebut bukan kami yang menentukan tapi dari program FCPF. Ini bukti kalau masyarakat disini luar biasa. Ini titipan dari dana karbon dunia untuk Bapak dan Ibu,” sebut Andi bersemangat.
Andi mengatakan bahwa dana karbon dikeluarkan oleh seluruh dunia maju, karena mereka produksi industri barang-barang lalu tidak bisa memelihara lingkungan. Kemudian mereka sepakat menghimpun dana diberikan ke Indonesia.
“Kita bersyukur karena dana karbon pertama di Kaltim. Karena itu mereka mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu di Desa Suka Raja dimana mereka melihat dari satelit bahwa Desa Suka Raja bisa memelihara lingkungan,” katanya.
Di tempat yang sama, Camat Sepaku yang diwakili Sekretaris Hendro Susilo mengaku bersyukur wilayahnya terpilih menjadi tempat Sosialisasi SP4N-LAPOR! karena tidak semua wilayah dipilih.
“Artinya kedepan kami berpeluang lebih tahu daripada yang lain, kami berharap pemerintah, Badan Permusyawaratan Desa dan jajarannya dapat mengikuti dengan baik. Jadi kita tidak hanya tempat yang dijadikan untuk sosialisasi tapi ini bisa kita aplikasikan secara bekeseimbangungan dan secara terus menerus, karena sistemnya nasional,” jelas Hendro.
Sementara untuk karbon, menurutnya sudah tentu menjadi tanggung jawab untuk mempertahankannya.
Mulai dari perencanaan melalui Forest City yang bukan hanya menanam tanaman yang menghasilkan produksi saja tetapi kedepannya diganti hutan tropis.
“Saya optimis kedepan untuk kebutuhan karbon dunia di Sepaku akan menjadi produk karbon yang besar. Tanaman sudah disiapkan, tanaman yang dulu jadi hutan produksi diganti jadi hutan tropis Kaltim. Sehingga saya yakin kita akan lebih meningkat dan mendapat dana bagi hasil dari negara lain sebagai penyumbang karbon dunia yang besar,” imbuhnya. (RW)
-
PARIWARA4 hari agoAldi Satya Mahendra Targetkan Podium di Seri 2 World Supersport Portimao
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoQRIS Meledak di Kaltim! Pengguna Tembus 859 Ribu, Uang Rp2,9 Triliun Mengalir ke Bank
-
PARIWARA22 jam agoClassy Fun Day Experience: Performa Skutik Classy Yamaha Sukses Buktikan Keunggulannya di Jalur Pegunungan
-
SAMARINDA3 hari ago30 Siswa SMAN 10 Samarinda Raih 84 LoA dari Kampus Luar Negeri
-
SAMARINDA4 hari agoArus Balik Lebaran 2026, Samarinda Dipadati Kendaraan, Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoKunjungan Museum Mulawarman Meningkat Saat Lebaran
-
KUTIM14 jam agoRatusan Jiwa Terdampak Kebakaran Batu Timbau
-
BALIKPAPAN2 hari agoKomisi I Terima Laporan Harga LPG 3 Kg Melonjak di Balikpapan Saat Ramadan

