KUKAR
80 Perwakilan UMKM Kukar Ikuti Pembinaan Loka Pasar
Sebanyak 80 perwakilan UMKM mengikuti pembinaan dari Disprindag Kukar untuk mejual produknya di loka pasar atau marketplace. Hal ini dilakukan agar produk UMKM bisa bersaing.
Sebanyak 80 perwakilan UMKM yang tersebar dari 20 kecamatan di Kukar mengikuti pembinaan daya saing dalam menjual produk melalui “marketplace” atau loka pasar.
Narasumber dalam pembinaan ini adalah dari UPTD Pelatihan Koperasi Disperindag Kaltim Zulkifli, dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Kukar Maryono, serta dari PT Shopee Regional Kalimantan
Pembinaan ini diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Plt Kepala Disperindag Kutai Kartanegara Sayid Fathullah mengatakan pembinaan ini dilakukan karena saat ini banyak transaksi jual beli dilakukan secara daring melalui marketplace.
“Zaman berubah begitu cepat dengan adanya teknologi komunikasi, sehingga lebih banyak transaksi jual beli yang dilakukan secara daring lewat ‘marketplace’ ketimbang secara langsung yang konvensional,” ujar Sayid.
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk aktif memasarkan produk melalui loka pasar.
Pembinaan ini dikemas dalam “Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemasaran Produk Dalam Negeri”, melalui kemitraan dengan ritel, loka pasar, perhotelan dan jasa akomodasi bagi pelaku usaha atau UMKM se- Kukar, digelar di Hotel Harris Kota Samarinda.
Bimtek ini mengakomodir produk UMKM Kukar agar bisa bersaing di loka pasar, minimal publik bisa mengetahui produk UMKM Kutai Kartanegara dijual di mana saja dengan alamat lengkap, termasuk adanya nomor kontak yang bisa dihubungi.
Menurutnya, melalui pelatihan yang berkualitas dan tepat sasaran maka produk UMKM Kutai Kartanegara akan mampu meningkatkan penjualan, hal ini tidak terlepas dari peningkatan kualitas dan sarana promosi yang bagus.
“Saat ini memang sudah ada beberapa produk UMKM yang tembus di marketplace, namun kami ingin lebih banyak lagi pelaku UMKM yang akrab dengan marketplace, makanya pelatihan ini digelar,” katanya.
Untuk itu, ia mengajak pelaku usaha yang mengikuti bimtek bersemangat meningkatkan kualitas dan mempromosikan produknya, sedangkan pemkab akan terus mendorong salah satunya melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha agar berdaya saing bukan hanya tingkat nasional, tapi juga hingga global. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSinyal Positif Pertanian Kaltim, Produksi Padi 2025 Naik Tembus 270 Ribu Ton
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
BALIKPAPAN2 hari agoSasar 14 Sekolah di Balikpapan-PPU, JNE dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Ratusan Siswa Yatim Dhuafa
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRealisasi ‘Gratispol’ Religi, 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim Terbang Gratis ke Tanah Suci
-
PARIWARA1 hari agoTampil di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
-
PARIWARA11 jam agoYamaha Gebrak Maksimal di Panggung IIMS 2026, Pamerkan Model Terbaru dan Rayakan Momen Istimewa
-
SAMARINDA4 hari agoRamaikan Islamic Center di Malam Nisfu Sya’ban, Ribuan Warga Samarinda Diajak Bersihkan Hati Jelang Ramadan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKemiskinan di Kaltim Naik Tipis per September 2025, Beras dan Rokok Jadi Pemicu Utama

