SAMARINDA
Satpol PP dan Dishub Samarinda Usir Jukir Indomaret, Kalau Kembali Bisa Kena Pidana
Satpol PP dan Dishub Samarinda mulai tindak jukir liar Indomaret. Penindakannya secara bertahap. Kali ini masih diperingatkan dan dicatat namanya. Kalau masih kembali ‘narik’ bisa kena pidana.
Seluruh gerai Indomaret di Samarinda telah menggratiskan biaya parkir bagi pengunjungnya. Ditegaskan dalam stiker bertuliskan ‘Parkir Cuma-Cuma’ yang tertempel di setiap pintu toko.
Meski gratis, pihak Indomaret tetap membayarkan pajak parkirnya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Namun, tidak dibebankan kepada pelanggan. Karena itu menjadi fasilitas tambahan yang ditawarkan Indomaret untuk menarik minat pembeli.
Meski begitu, kang parkir masih saja terlihat berjaga di sejumlah Indomaret. Bapenda mencatat terdapat 15 dari 150 gerai Indomaret yang jukirnya masih sulit ditangani hingga sekarang.
Pihak Indomaret sendiri turut melaporkan keberadaan oknum jukir itu. Ke Pemkot Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) baru-baru ini.
Tim penertiban kemudian turun. Pada Kamis, 31 Agustus 2023. Terdiri atas berbagai OPD dan lembaga. Di antaranya Satpol PP, Dishub, Detasemen Polisi Militer (Denpom), Badan Intelijen Negara Daerah (Binda), kejaksaan hingga pengadilan.
Tim penertiban bergerak secara bertahap. Dari 15 titik yang terlapor, mereka baru mendatangi 4 sampai 5 titik. Di antaranya Indomaret M. Yamin, Wahid Hasyim, Hasan Basri hingga Jalan Dipenogoro.
Yang lainnya, seperti Indomaret Sempaja Lestari, Imam Bonjol, Agus Salim, Hidayatullah, dan Teuku Umar masih belum.
Kepala Dinas Perhubungan Samatinda Hotmarulitua Manalu melalui Koordinator Parkir Dinas Perhubungan Samarinda, Duri mengaku telah mengusir oknum jukir itu.
“Setelah kita datangi, mereka bilang ‘saya nggak minta kok pak, cuma orang ngasih’. Ya sama aja saya bilang. Saya langsung usir,” jelas Duri pada Jumat, 1 September 2023.
“Saya data, barang buktinya berupa uang, saya suruh bikin surat pernyataan tidak mengulang lagi,” lanjutnya.
Meski belum menyidak semua titik, namun Duri menyebut akan menyusur semua titik yang dilaporkan. Timnya akan terus mengawasi oknum jukir itu, agar tidak kembali lagi.
Jika oknum jukir itu kembali lagi, maka tim penertiban parkir akan memberi tindakan yang lebih. Bahkan bisa terancam hukuman pidana. Karena termasuk perilaku pungli alias pungutan liar.
“Yang jelas tolong untuk masyarakat, jangan pernah memberi parkir kepada jukir di Indomaret, Alfamart, Alfamidi, sampai EraMart,” pungkas Duri. (*/ens/dra)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SAMARINDA16 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA13 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

