SAMARINDA
Disdukcapil Samarinda Digitalisasi Arsip dengan SIMARSIP, Akses Lebih Mudah dan Aman
Disdukcapil Samarinda telah menerapkan pengelolaan digitalisasi arsip menggunakan aplikasi SIMARSIP. Aplikasi ini digunakan untuk mendigitalisasi arsip-arsip masyarakat seperti akta kelahiran dan akta kematian.
Digitalisasi arsip merupakan upaya penting untuk menjaga keamanan dan keaslian arsip. Selain itu, juga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip.
Saat ini, Disdukcapil Samarinda telah menerapkan pengelolaan arsip digital tersebut. Dengan menggunakan aplikasi bernama SIMARSIP yang dibuat oleh Disdukcapil Samarinda.
Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda, Darush Maya Diane mengungkapkan penerapan aplikasi SIMARSIP ini telah dilakukan sejak 2020 lalu.
“Berkas-berkas fisik yang ada itu kami scan. Habis di-scan, berubah jadi pdf nah setelah jadi pdf kami simpan ke server,” ungkapnya, Jumat 24 November 2023.
Lebih lanjut, Maya mengatakan dengan penerapan aplikasi SIM arsip ini, mengatasi masalah tumpukan arsip dan kerusakan arsip yang terus bertambah setiap tahunnya.
“Jadi misalkan arsip fisik kami terkena jamu, banjir dan ratap. Kami sudah punya digitalnya,” bebernya.
Selain itu, dengan digitalisasi arsip-arsip tersebut dapat disimpan dengan lebih aman dan efisien. Arsip-arsip tersebut juga dapat diakses lebih mudah oleh petugas maupun masyarakat.
“Dengan digitalisasi ini, arsip-arsip kami bisa terjamin keamanannya dan bisa diakses kapan saja dan di mana saja,” katanya.
Sementara itu, Maya mengatakan digitalisasi arsip ini juga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan digitalisasi ini, masyarakat bisa mengajukan permohonan layanan kependudukan secara online. Jadi tidak perlu datang ke kantor Dukcapil,” ujarnya.
Adapun berkas arsip yang di simpan dalam SIMARSIP Disdukcapil Samarinda antara lain akta kelahiran, akta kematian, akta pernikahan, dan dokumen penting lainnya.
“Jadi berkas itu sekarang terbagi dua yakni ada fisik tetap kami simpan dan versi digital juga ada kami simpan jadi aman didalam server,” tuturnya.
Terutama, dokumen-dokumen arsip yang pada 2022 dan 2023, telah disimpan secara manual dan digital berbentuk pdf.
“Jadi berkas itu yang masuk terus dan terkonek dengan kami. Pdf itu yang kita ambil, jika ada yang perlu data,” katanya.
“Untuk arsip 2018 hingga 2011 ke atas itu masih dalam proses,” sambungnya.
Lebih lanjut, Maya mengatakan untuk mengefisienskan pengelolaan digitalisasi arsip ini. Disdukcapil telah membuat tim-tim khusus pengelolaan arsip secara digital.
“Kami buat tim kami buat percepatan mendigitalkan arsip tersebut,” pungkasnya. (dmy/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
SAMARINDA4 hari agoEmpat Tahun Menjaga Nyawa, Dokter On Call Samarinda Kini Jadi Rujukan Daerah Lain
-
OLAHRAGA5 hari agoYamaha Cup Race 2026 Kembali ke Padang Setelah 11 Tahun, Hadirkan 14 Kelas Balap dan MAXi Race
-
FEATURE4 hari agoDi Balik Dinding yang Mulai Rapuh, Semangat Belajar SD Negeri 002 Anggana Tetap Menyala
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPernah Tembus Rp25 Triliun, APBD Kaltim 2027 Diproyeksikan Turun Jadi Rp12,1 Triliun
-
OLAHRAGA13 jam agoRider Yamaha Konsisten Kuasai Mandalika Racing Series 2026, Fahmi Basam, Rendi Oding dan M Abid Ashar Tetap Pimpin Klasemen
-
HIBURAN4 jam agoCIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026, Rayakan Kebersamaan dan Dukung Industri Kreatif Nasional

