BALIKPAPAN
DPRD Dorong Pengembangan Balikpapan City Trans, Rute Diperluas dan Jam Operasional Ditambah
Popularitas layanan transportasi massal Balikpapan City Trans (BCT) terus meningkat seiring tingginya minat masyarakat.
Di tengah tren positif ini, DPRD Kota Balikpapan mendorong pemerintah untuk tidak hanya memperluas jangkauan rute, tetapi juga menambah jam operasional agar layanan semakin optimal.
Langkah ini dinilai penting agar BCT benar-benar menjadi solusi transportasi yang merata dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas warga di berbagai wilayah.
DPRD Soroti Perluasan Rute hingga Pinggiran Kota
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono, menilai BCT telah memberikan dampak positif dalam mengurangi kemacetan sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini sinyal kuat bahwa layanan BCT harus terus dikembangkan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Namun demikian, ia menyoroti masih adanya wilayah yang belum terjangkau layanan, khususnya di kawasan Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur.
Menurutnya, aspirasi masyarakat dari wilayah tersebut perlu segera ditindaklanjuti dengan penambahan rute agar manfaat BCT bisa dirasakan lebih merata.
Jam Operasional Dinilai Terlalu Pendek, Usul Diperpanjang
Selain rute, Budiono juga menyoroti jam operasional BCT yang saat ini hanya beroperasi hingga sekitar pukul 20.00 WITA.
Padahal, banyak masyarakat—terutama pekerja shift malam—masih membutuhkan layanan transportasi hingga larut malam.
“Kalau bisa diperpanjang sampai pukul 22.00 atau 23.00, itu akan sangat membantu,” tegasnya.
Ia juga menilai kebijakan tarif gratis saat ini menjadi salah satu faktor meningkatnya minat masyarakat. Meski begitu, ke depan skema ini akan dievaluasi, termasuk kemungkinan penerapan subsidi agar operasional tetap berkelanjutan.
Budiono menambahkan, kehadiran BCT mulai mengubah pola transportasi masyarakat Balikpapan yang sebelumnya lebih bergantung pada angkutan kota dan transportasi daring.
“Sekarang masyarakat mulai beralih ke transportasi umum yang lebih efisien,” katanya.
Saat ini, armada BCT diketahui merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Namun, dengan meningkatnya jumlah penumpang, DPRD membuka peluang penambahan armada melalui anggaran daerah di masa mendatang. (adv/am)
-
KUKAR4 hari agoMaskot MTQ Kaltim di Kukar Masih Rahasia, Disebut Kental Nuansa Kutai
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoCadangan Air Menipis, Kaltim Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Air
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDua Polemik Mobil Mewah di Kaltim Berakhir dengan Pengembalian Uang ke Kas Daerah
-
KUKAR4 hari agoKukar Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltim
-
OLAHRAGA3 hari agoShell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge Serbu Sidoarjo, Sensasi Adventure Makin Memanas
-
KUKAR4 hari agoKukar Tuan Rumah MTQ Kaltim, Halaman Kantor Bupati Disiapkan Jadi Arena Utama
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoBesok Dimulai, Pariwisata Fest 2026 Hadir di Lembuswana Mall Samarinda
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoDari Pantai Manggar hingga Beras Basah, 11 Destinasi Kaltim Dibersihkan

