OLAHRAGA
MU Vs Borneo FC; Awal Musim Berebut Pucuk, Sekarang Rebutan Posisi Kelima
Pada awal musim, Madura United dan Borneo FC saling sikut berebut posisi pucuk. Jelang kompetisi berakhir, kedua tim kini rebutan peringkat kelima. Hidup oh hidup.
Tak ada yang menyangka kalau Madura United dan Borneo FC Samarinda bakal habis bensin di tengah kompetisi. Pasalnya, sejak Liga 1 2022/23 dimulai, kedua tim langsung tancap gas.
Madura lebih dulu menguasai klasemen Liga 1. Baru pada pekan keenam Pesut Etam berhasil merebut takhta klasemen.
Setelah itu, kedua tim saling bergantian menempati posisi teratas. Sampai … Liga 1 berhenti sementara karena Tragedi Kanjuruhan. Dari situ lah, Madura United dan Borneo FC mulai kehabisan tenaga. Tertatih-tatih, dan makin terperosok.
Jangankan kans juara, finis di 3 atau 4 besar saja kini sudah sulit buat kedua tim. Pada putaran kedua, Madura menjalani 10 laga dengan hanya meraih 9 poin. Mereka kehilangan 21 poin!
Sementara Pesut Etam kondisinya tak lebih sip. Dari 9 laga pada putaran kedua, Terens Puhiri dkk hanya meraup 9 poin. Alias kehilangan 18 poin pada periode tersebut.
Saat ini, MU menempati posisi kelima dengan 42 poin dari 27 laga. Sementara Pasukan Samarinda berada di bawahnya dengan 41 poin dari 26 pertandingan.
Pemenang dari laga Madura United kontra Borneo FC di Pamekasan Jumat sore. Akan menjadi penentuan, tim mana yang berhak menempati posisi kelima.
Jika Sape Kerab menang, mereka bisa semakin menjauh dari kejaran Pesut Etam dan Persebaya. Dan semakin mendekat dengan Bali United di posisi keempat.
Sebaliknya kalau Pasukan Samarinda menang, mereka akan mengangkangi Madura. Dan memotong jarak dengan Bali menjadi 2 poin.
Borneo FC Bukan Favorit
Pelatih Pieter Huistra merasa tren negatif lawannya tidak menjadi keuntungan buat tim besutannya. Lagian, ia tidak memikirkan kondisi Madura United. Karena mau fokus meramu timnya. Agar bisa memberi kemenangan perdana buatnya.
“Borneo juga pernah mengalami hal yang serupa di beberapa laga terakhir. Jadi, kami harus mencari cara untuk bisa bangkit kembali.”
“Tentu saja saya akan berkonsentrasi pada Borneo. Saya rasa kami mempunyai cukup banyak potensi saat ini. Para pemain saat ini harus terbiasa dengan (metode) pelatih, dan pelatih juga harus terbiasa dengan para pemain.”
“Saya berada di sini belum satu minggu untuk melatih Borneo. Tetapi saya telah mengetahui semua pemain dan mereka penuh dengan energi positif saat ini.”
“Tentu saja kami ingin menang. Tapi yang terpenting bagi saya adalah pemain bermain dengan bagus dan mereka mencoba melakukan apa yang saya inginkan. Selama mereka telah mencoba dengan keras, saya senang,” ungkap Huistra. (dra)
-
OLAHRAGA4 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA2 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
PARIWARA4 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
OLAHRAGA4 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
NUSANTARA2 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA3 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC

