SAMARINDA
Pemkot Samarinda akan Bikin Parkiran Baru di Pasar Segiri, 70 Persen Areanya untuk Roda 2
Rencana penambahan lahan parkir untuk Pasar Segiri Grosir Samarinda akhirnya ditindaklanjuti. Pemkot kini tengah menyusun konsep perencanaannya. Sekitar 70% areanya akan digunakan untuk roda 2.
Pascapindahnya hampir 3 ribu pedagang Pasar Pagi ke Pasar Segiri Grosir Samarinda (SGS). Kini lahan parkir di Pasar Segiri sudah mulai kewalahan. Sebab aktivitas di Pasar Segiri yang memang ramai jadi semakin meningkat.
Sebelumnya, pada 15 Januari lalu. Wali Kota Samarinda Andi Harun mengungkap rencana penambahan lahan parkir di pasar tersebut. Dengan melirik lahan kosong dekat pasar. Sekaligus mengurangi kemacetan di sekitar Jalan Perniagaan.
Rencana itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan konsep secara keseluruhan. Ada berbagai OPD yang terlibat. Mulai dari Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, sampai Dinas Lingkungan Hidup.
Parkir Pasar Segiri yang kini dikelola oleh pihak ke-3. Untuk lahan parkir yang baru ini, direncanakan akan dikelola oleh Pemkot Samarinda secara langsung. Melalui Dinas Perhubungan.
Andi Harun mengaku sudah mendapatkan pemaparan konsep dari OPD terkait. Meski masih ada beberapa catatan darinya untuk dirubah.
“Ya tadi paparan pertama konsultan perencanaannya. Ada beberapa yang saya minta dilakukan perubahan,” kata Andi Harun Senin 12 Februari 2024.
Karena ada sejumlah revisi. Jumlah anggarannya pun masih belum bisa dipastikan. Sementara untuk presentasi lanjutan, diperkirakan akan dilakukan pada Kamis sore yang akan datang. Yang pasti, lahan parkir itu akan berbasis taman.
Sehingga selain sebagai lahan parkir. Fungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga akan dimiliki oleh lahan parkir baru ini. Apalagi di sekitar lahan parkir itu juga tengah dibangun taman oleh pihak luar.
Andi Harun juga menjelaskan kalau pembagian areanya. Nantinya akan lebih banyak untuk kendaraan roda dua alias motor. Yakni sebanyak 70% untuk motor dan parkir mobil 30%.
“Berapapun luas lahannya, komposisi pembagian lahannya seperti itu. Baru disusun perencanaannya. Perencanaannya baru dibuat,” pungkasnya.
Mengingat jumlah kendaraan roda 2 memang lebih banyak di Kota Samarinda. Sehingga komposisi itu diharapkan cukup untuk menampung kendaraan para pedagang dan pengunjung Pasar Segiri Grosir Samarinda. (ens/fth)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA5 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy

